SAWAN, radarbali.id– Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKes) Buleleng melepas 267 orang wisudawan baru.
Mereka diharapkan bisa segera diserap lapangan kerja. Baik itu di Bali maupun di luar Bali.
Proses pelepasan wisuda itu dilakukan lewat Sidang Senat Terbuka STIKes Buleleng, di STIKes Buleleng Convention Centre, Rabu (6/9/2023) pagi.
Prosesi itu juga dihadiri Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LL Dikti) Wilayah VIII, Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Bali, Ikatan Bidan Indonesia (IBI), serta Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Buleleng.
Pada periode kali ini, ada 267 orang yang menjalani wisuda. Mereka berasal dari Program Studi S1 Keperawatan, S1 Kebidanan, S1 Farmasi, Profesi Ners, dan Profesi Bidan.
Ketua STIKes Buleleng, Dr. Ns. I Made Sundayana, S.Kep., M.Si. mengungkapkan, STIKes Buleleng terus berusaha meningkatkan kualitas pendidikan.
Hal itu dibuktikan dengan capaian predikat akreditasi Baik Sekali untuk program studi S1 Keperawatan dan Profesi Ners. Sementara empat program studi lainnya meraih predikat Baik.
“Saat ini juga pertama kalinya kami mewisuda Sarjana Farmasi. Ini bukti nyata karya ikhlas, cerdas, kualitas, tuntas dari Kaprodi S1 Farmasi dan jajarannya,” kata Sundayana.
Ia pun berharap seluruh lulusan pada wisuda periode tahun ini, bisa diserap di lapangan kerja maupun melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.
Menurutnya saat ini sejumlah alumnus STIKes Buleleng sudah berhasil bekerja di luar negeri. Tercatat ada tujuh orang yang kini bekerja di Jepang.
“Target kami hanya satu saja. Semua lulusan tidak ada yang menganggur. Kami sudah upayakan dengan berbagai cara. Baik melalui agen tenaga kerja, kami juga membuat link dengan beberapa lembaga untuk menyalurkan lulusan kami di fasilitas kesehatan,” tandas Sundayana. (ken)
Editor : Rosihan Anwar