NEGARA, Radar Bali.id - Puluhan sekolah dari tingkat PAUD, SD dan SMP Jembrana pada tahun 2023 lalu.
Sekitar 64 sekolah rusak yang masuk dalam skala prioritas untuk segera diperbaiki hanya bisa diperbaiki 20 sekolah tahun anggaran 2024 ini. Sisanya, menunggu ketersediaan anggaran pada perubahan dan induk tahun 2025.
Kepala Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga Jembrana I Gusti Putu Anom Saputra menjelaskan, pada tahun 2023 lalu masing -masing koordinator wilayah udah membuat usulkan prioritas perbaikan sekolah yang rusak.
"Dari usulan itu, ada yang sudah masuk prioritas untuk dikerjakan pada tahun 2024 ini," jelasnya.
Dalam perbaikan sekolah ini, tetap memperhatikan kemampuan keuangan daerah. Sehingga tahun 2024 ini, hanya sekitar 20 sekolah yang masuk skala prioritas diperbaiki dari sekolah tingkat PAUD, SD dan SMP.
Masih ada sisa sekitar 44 sekolah yang masih menjadi prioritas untuk dianggarkan tahun berikutnya. Belum lagi nanti ada sekolah rusak tahun ini, karena data itu usulan tahun 2023. "Perbaikan sisa yang belum ini, tergantung ketersediaan anggaran dan sumber anggaran. Bisa jadi di perubahan kalau ada anggaran," ujarnya.
Sumber anggaran dari dana alokasi khusus (DAK) pusat, terutama 44 sekolah yang masuk skala prioritas dari pendataan tahun 2023.
Penaikan Sekolah ini juga dari APBD, tetapi jika sudah muncul di anggaran DAK, maka APBD dialihkan ke sekolah lain yang tidak mendapat anggaran DAK. [*]
Editor : Hari Puspita