DENPASAR, radarbali.id -Pencatatan Rekor MURI bertepatan dengan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) yang dilakukan Bank Indonesia Provinsi Bali melibatkan ribuan siswa di Bali pada Kamis (2/5). Salah satu sekolah yang terlibat langsung secara offline dalam kegiatan itu adalah SMPN 2 Denpasar.
Ribuan siswa sekolah tersebut terlibat langsung dalam menciptakan dua kategori rekor MURI. Edukasi Cinta Bangga Paham Rupiah melalui lagu oleh pelajar terbanyak dan pagelaran Tari Legong oleh pelajar terbanyak.
Kepala Sekolah SMPN 2 Denpasar, Gusti Agung Ayu Made Seniwati mengaku sangat berbangga dengan keterlibatan para ssiswanya dalam pencatatan rekor MURI tersebut.
Menurutnya, kegiatan ini memberikan banyak manfaat kepada para siswa terutama terkait pengetahuannya untuk mata uang Rupiah.
"Dampaknya dengan kegiatan ini, anak-anak makin teredukasi untuk mencintai Rupiah," katanya di sela kegiatan kemarin. Dia mengungkap bahwa sejauh ini pihak sekolah juga sudah banyak mengedukasi para siswanya terkait mata uang Rupiah.
Edukasi dilakukan baik secara langsung maupun juga secara online.
Baca Juga: Manuver Demi Manuver Jelang Pilkada Karangasem Bermunculan, Swadi Kini Disandingkan dengan Gede Dana
"Dimana kami mengajarkan mereka menghargai dan menggunakan uang dengan baik sebagai alat pembayaran yang sah," ungkapnya. Sementara itu, pencatatan rekor MURI itu sendiri dihadiri langsung oleh Yusuf Ngadri Direktur Operasional MURI.
Dalam kesempatan itu, Yusuf Ngadri mengatakan bahwa dibalik nilai kualitatif terkait dua rekor yang dicatatkan kemarin, sebenarnya ada makna yang jauh lebih penting. Dimana Bank Indonesia mempunyai misi untuk memberikan edukasi Rupiah kepada para siswa siswi sejak dini.
"Dalam momentum Hardiknas ini Bank Indonesia Bali melaksanakan kegiatan edukasi Cinta, Bangga, dan Paham Rupiah melalui sebuah lagu yang penuh semangat dan dinyanyikan oleh para peserta didik yang diikuti lebih dari 240 sekolah dan lebih dari 85 ribu siswa," bebernya.
Dia menambahkan bahwa rupiah merupakan salah satu simbol kedalautan bangsa. "Mata uang Rupiah menjadi salah satu simbol kedalautan negara selain Sang Saka Merah Putih.*** pungkasnya.*&**
Editor : M.Ridwan