Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

Nasib Pengelolaan Sekolah Bali Mandara di Buleleng Masih Terkatung-Katung, Pj Gubernur dan Kadisdikpora Berdalih Begini

Ni Kadek Novi Febriani • Selasa, 4 Juni 2024 | 13:30 WIB

 

MENGHINDAR: Pj Gubernur Bali Sang Made Mahendra Jaya usai membuka Porjar di GOR Lila Bhuana  Denpasar Senin (3/6/2024)
MENGHINDAR: Pj Gubernur Bali Sang Made Mahendra Jaya usai membuka Porjar di GOR Lila Bhuana Denpasar Senin (3/6/2024)

DENPASAR, radarbali.id – Nasib Sekolah Bali Mandara di Gerokgak Buleleng hingga kini masih terkatung-katung. Penjabat (Pj) Gubernur Bali Sang Made Mahendra Jaya tidak menjawab gamblang perihal status Sekolah Bali Mandara. 

Bahkan lebih terkesan menghindar.  Saat ditanya awak media, mengenai isu kembali ke sistem awal malah menjawab diplomatis.

Pensiunan polisi itu hanya menerangkan Pemerintah Provinsi Bali memprioritaskan siswa miskin ekstrem, disabilitas dan yatim piatu. Mahendra Jaya meminta yang ekonominya miskin jangan sekolah di swasta tapi pilih negeri.

"Yang jelas begini untuk pendidikan penerimaan SMA/SMK ke depan. Kami bagi dalam tiga klaster, klaster pertama miskin ekstrem, yatim piatu dan disabilitas wajib diterima sekolah negeri. Jangan sekolah swasta tapi di negeri," kata Mahendra Jaya. 

Menurutnya, penerimaan peserta didik baru klaster dua adalah zona jarak.  Tapi, kata Mahendra Jaya  juga harus di lihat kemampuan ekonomi calon peserta didik, selain jarak. Terakhir, baru klaster siswa berprestasi.

"Priositaskan anak miskin dulu selain jarak adalah miskin baru berprestasi," jelasya. 

Mahendra Jaya menegaskan semua anak miskin pasti diterima di sekolah negeri.  Dicecar lagi solah Sekolah Bali Mandara, tetap tidak dijawab."Jadi intinya seperti itu," singkatnya. 

Di lain sisi, Kepala Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga (Disdikpora) Provinsi Bali  Kn. Boy Jayawibawa yang mendampingi Pj Gubernur Bali usai pembukaan Porjar (Pekan Olahraga Pelajar) Provinsi Bali di GOR Lila Bhuana Senin (3/6/2024) juga berdalih ketika ditanya soal Sekolah Bali Mandara.

Boy menghindar dan ngacir langsung masuk ke mobil dengan alasan mengejar Pj Gubernur Bali.

 Baca Juga: Kontingen Klungkung Optimistis di Porjar Bali 2024, Targetnya Naik Peringkat

Seperti diketahui SMA/SMK Bali Mandara kembali ke pola asrama. Hal itu terungkap dalam brosur Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) yang diterima 

Dalam brosur tersebut, disebutkan bahwa SMAN Bali Mandara akan menerima 150 orang siswa, dan SMKN Bali Mandara  juga akan menerima 150 orang siswa.

Syarat mendaftar ke SMAN Bali Mandara dan SMKN Bali Mandara adalah Warga Negara Indonesia (WNI) lulusan SMP/MTs yang ber-KK Provinsi Bali. Selain itu mereka juga harus berasal dari keluarga ekonomi menengah ke bawah (miskin).

Syarat lainnya adalah sehat jasmani dan rohani, bersedia tinggal di asrama selama masa pendidikan, serta mengikuti seluruh tahapan seleksi PPDB yang dilaksanakan di SMAN Bali Mandara atau di SMKN Bali Mandara.

Adapun proses seleksi PPDB di SMAN Bali Mandara dan SMKN Bali Mandara pada tahun ajaran 2024/2025 telah berlangsung sejak awal April lalu.

Jadwal seleksi itu yakni tahap pendaftaran pada 8-30 April 2024, masa home visit pada 13-18 Mei 2024, bootcamp pada 29-31 Mei 2024, serta pengumuman pada 15 Juni 2024.

Adapun berkas yang harus disiapkan untuk mendaftar sebagai siswa di SMAN Bali Mandara atau SMKN Bali Mandara adalah scan slip gaji orang tua/surat keterangan penghasilan, scan akta kelahiran, kartu keluarga dan KTP orang tua, scan kartu KIS, KIP, PKH, KKS, dan yang sejenis atau surat keterangan tidak mampu.

Kemudian scan rekapan nilai rapor dan rekapan prestasi siswa, scan surat rekomendasi 10 besar dari kepala sekolah, scan penilaian kepala sekolah dan guru BK, scan peta menuju rumah atau tempat tinggal, serta surat pernyataan orang tua.***

Editor : M.Ridwan
#penerimaan siswa baru #2024 #Sekolah Bali Mandara #PJ Gubernur Bali #terkatung-katung #Kadisdikpora bali