Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

BPMP Bali Dorong Sekolah Penggerak Maksimalkan Capaian Belajar Siswa

Marsellus Pampur • Kamis, 25 Juli 2024 | 15:17 WIB
Kepala BPMP Provinsi Bali, I Made Alit Dwitama memberikan sambutan dalam kegiatan Rabu (24/7)
Kepala BPMP Provinsi Bali, I Made Alit Dwitama memberikan sambutan dalam kegiatan Rabu (24/7)

DENPASAR, radarbali.jawapos.com - Dalam upaya memperkuat implementasi Program Sekolah Penggerak di Provinsi Bali, Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP) Provinsi Bali menyelenggarakan kegiatan Kolaborasi Penguatan Forum Pemangku Kepentingan Sekolah Penggerak.

Setelah melibatkan sekolah penggerak yang ada di Kabupaten Badung pada Selasa (23/7/2024), kali ini giliran sekolah penggerak kota Denpasar, yang digelar pada Rabu (24/7/2024) di B Hotel Bali and Spa, jalan Imam Bonjol, Denpasar. 

Kepala BPMP Provinsi Bali I Made Alit Dwitama menjelaskan, kegiatan kali ini melibatkan sebanyak 29 sekolah penggerak se kota Denpasar. ”Kegiatan Forum Pemangku Kepentingan dimana seluruh pemangku kepentingan di satuan pendidikan di sekolah penggerak kami kumpulkan, kami ajak untuk merefleksi,” katanya ditemui di sela kegiatan. 

Lanjut dengan, refleksi itu bertujuan agar sekolah nantinya mengetahui apa yang harus dilakukan ke depannya untuk kepentingan pendidikan dan para peserta didik. ”Mulai dari proses pembelajaran di kelas apakah sudah sesuai dengan kebutuhan anak-anak kita, yang berujung pada capaian belajar anak-anak kita," sambungnya.

Menurutnya, salah satu ciri-ciru sekolah penggerak dimana pembelajarannya berpusat kepada siswa. Selain itu juga, sekolah penggerak juga melek digital. Dimana sekolah tersebut bisa memanfaatkan teknologi digital dalam proses pembelajarannya. Sehingga proses pembelajaran berjalan efektif di dalam kelas.

”Itu harus menjadi perhatian seluruh sekolah penggerak. Harus benar-benar sesuai kebutuhan peserta didik,” ujarnya. Sementara itu, pada kesempatan yang sama, Kepala Bidang Pembinaan SD, Disdikpora Kota Denpasar, I Nyoman Sutiawan mengatakan, sejak adanya program sekolah penggerak tiga tahun terakhir, pihaknya mendorong sekolah di Denpasar untuk mengikuti program tersebut.

”Di kota Denpasar baik itu dari tingkatan Paud SD maupun SMP sejatinya kami dorong untuk mengikuti sekolah penggerak. Namun karena syarata dan kriteria oleh oemerintah pusat dan proses seleksi, sehingga hanya beberapa sekolah yang memenuhi syarat,” pungkasnya. (mar)

Editor : Rosihan Anwar
#BPMP Bali