Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

Kakanwil Kemenag Bali Tutup Gebyar Kompasena 2025 di MTsN 3 Jembrana, Dorong Madrasah Tingkatkan Prestasi

Muhammad Basir • Rabu, 5 Februari 2025 | 23:18 WIB

 

SERAHKAN TROFI KOMPASENA: Kakanwil Kemenag Provinsi Bali Komang Sri Marheni (tiga dari kiri) didampingi Kepala MTsN 3 Jembrana Wifqi Rahmi (kiri) (5/3/2025). (Matlani/Radar Bali)
SERAHKAN TROFI KOMPASENA: Kakanwil Kemenag Provinsi Bali Komang Sri Marheni (tiga dari kiri) didampingi Kepala MTsN 3 Jembrana Wifqi Rahmi (kiri) (5/3/2025). (Matlani/Radar Bali)

NEGARA, radarbali.jawapos.com – Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kakanwil Kemenag) Provinsi Bali Dr. Komang Sri Marheni, S.Ag., M.Si., secara resmi menutup Gebyar Kompetisi Pendidikan Agama Islam (PAI), Sains, Seni, dan Bahasa Indonesia (Kompasena) 2025 yang digelar di MTsN 3 Jembrana, pada Rabu (5/2/2025).

Ajang bergengsi yang telah memasuki edisi ke-28 ini menjadi bukti nyata komitmen madrasah dalam mencetak generasi muda berprestasi di bidang Pendidikan Agama Islam (PAI), Sains, Seni, dan Bahasa Indonesia.

Sekitar 613 peserta dari berbagai kabupaten/kota di Bali turut ambil bagian dalam kompetisi ini. Mereka berkompetisi secara sehat di berbagai cabang lomba, menunjukkan semangat juang dan kreativitas yang luar biasa.

Kepala MTsN 3 Jembrana Wifqi Rahmi, S.Pd., M.Pd., dalam sambutannya mengungkapkan syukur atas suksesnya penyelenggaraan Kompasena 2025.

Dengan mengusung motto “Bersih, Berprestasi, dan Menginspirasi”, MTsN 3 Jembrana terus menegaskan eksistensinya sebagai madrasah unggulan.

”Alhamdulillah, sepanjang 2024 kami berhasil meraih 188 medali di tingkat lokal, nasional, hingga internasional. Prestasi tertinggi kami adalah medali emas di ajang internasional di Malaysia.

Dengan segala keterbatasan, kami mengirimkan 4 siswa dan 2 pembina ke Mahsa University, Selangor, Malaysia, dan berhasil mengharumkan nama madrasah,” ujar Wifqi penuh bangga.

Tak hanya itu, MTsN 3 Jembrana juga berhasil mempertahankan gelar Madrasah Berprestasi Tingkat Provinsi Bali untuk ketiga kalinya. Prestasi gemilang ini tak lepas dari kerja keras seluruh civitas akademika dan dukungan penuh dari Kanwil Kemenag Bali serta para stakeholder.

Wifqi menjelaskan, dalam upaya mempertahankan prestasi, MTsN 3 Jembrana mengembangkan berbagai program unggulan. Ada 7 program unggulan yang diterapkan, di antaranya pertama One Student One Achievemen untuk mendorong setiap siswa memiliki satu prestasi akademik atau non-akademik.

Kedua, One Day One Thousand tujuannya dengan budaya menabung untuk melatih kemandirian siswa.

Ketiga, Smart Library, perpustakaan digital yang memperkaya literasi siswa. Keempat, smart Class, yakni kelas berbasis teknologi untuk mendukung pembelajaran interaktif.

Kelima, Boarding School, yakni melalui program asrama untuk pendidikan karakter. Keenam Research Program, yakni mendorong siswa melakukan penelitian ilmiah sejak dini.

Ketujuh, pengembangan medsos, seni, dan bahasa dengan tujuan meningkatkan keterampilan komunikasi dan kreativitas siswa.

Pada ajang Kompasena 2025 ini, mencatatkan rekor dengan jumlah peserta terbanyak sepanjang sejarah penyelenggaraan. Sebanyak 609 peserta dari berbagai kabupaten/kota di Bali berpartisipasi.

Terdiri dari peserta dari Kabupaten Jembrana 307 peserta, Kabupaten Buleleng 142 peserta, Kabupaten Karangasem 22 peserta dan Kota Denpasar: 138 peserta.

Dari jumlah tersebut, 72 peserta berhasil melaju ke babak final yang digelar secara luring di MTsN 3 Jembrana setelah melewati seleksi ketat di masing-masing distrik.

Kakanwil Kemenag Dr. Komang Sri Marheni dalam sambutannya, memberikan apresiasi tinggi atas kesuksesan acara ini.

”Kompasena bukan sekadar ajang kompetisi, tetapi juga wadah untuk mencetak generasi emas bangsa. Kegiatan ini mengajarkan nilai perjuangan, ketangguhan, dan semangat belajar yang tidak boleh padam,” tegasnya.

Kakanwil Kemenag juga menekankan pentingnya peran guru dalam membimbing siswa dengan penuh kasih sayang.

”Untuk para guru, bimbinglah anak-anak kita dengan sepenuh hati, tanpa membedakan satu dengan lainnya. Terima kasih kepada seluruh pihak yang telah bekerja keras menyukseskan acara ini,” tambahnya.

Dengan semangat kebersamaan dan prestasi, Gebyar Kompasena 2025 resmi ditutup, meninggalkan inspirasi bagi seluruh peserta untuk terus berjuang, belajar, dan mengukir prestasi di masa depan.

Harapannya, ajang ini akan semakin besar, kompetitif, dan menjadi sumber motivasi bagi generasi muda Bali di tahun-tahun mendatang.

Dalam kesempatan itu, Kakanwil Kemenag juga meresmikan secara simbolis Smart Class dan Smart Library, dua inovasi baru MTsN 3 Jembrana untuk menghadapi tantangan pendidikan di era digital. (adv/bas)

 

 

Editor : Rosihan Anwar