NEGARA, Radar Bali.id - Dua Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) di Jembrana mendapat kuota daya tampung 40 siswa setiap rombongan belajar (rombel). Jumlah ini lebih hampir mencapai batas maksimal yang ditentukan, karena untuk mengantisipasi pendaftar seperti tahun-tahun sebelumnya.
Dua sekolah tersebut, SMPN 1 Negara dan SMPN 1 Negara. Kedua sekolah yang masuk wilayah Kota Negara tersebut, sebelum dimulai pendaftaran sudah mengusulkan 40 siswa setiap rombel tetapi jumlah total rombel berbeda. SMPN 1 Negara sebanyak 11 rombel dan SMPN 1 Negara sebanyak 10 rombel.
Karena sesuai Peraturan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Nomor 3 Tahun 2025 tentang Sistem Penerimaan Murid Baru, setiap sekolah harus menentukan daya tampung lebih dulu sebelum pendaftaran dimulai.
Jumlah siswa setiap rombel sebanyak 40 orang siswa, lebih banyak dari tahun lalu. ”Dari hasil pemetaan, kami usulkan 40 siswa setiap rombel dan disetujui,” kata Kepala SMPN 1 Negara I Ketut Tastra.
Pihaknya mengusulkan sebanyak 40 siswa setiap rombel, karena berdasarkan pemetaan dan mengacu pendaftaran tahun lalu melebihi kuota sehingga menambah siswa setiap rombel. Jumlah rombel yang yang disetujui juga terbanyak 11 rombel untuk pendaftaran tahun ajaran baru ini. Sehingga, jika 11 rombel ini terpenuhi akan ada 440 siswa baru.
Dengan jumlah siswa tersebut, pihaknya memastikan sarana prasarana, fasilitas dan tenaga pengajar cukup. Hal itu juga menjadi pertimbangan dari kementerian menyetujui usulan jumlah rombel dan siswa setiap rombel. ”Tentunya usulan itu sudah berdasarkan pertimbangan secara menyeluruh,” ungkapnya.
Terkait dengan awal pendaftaran secara daring, pihaknya memastikan tidak ada kendala bagi sekolah maupun pendaftar. Apabila ada kendala pendaftaran, pihaknya sudah membuka posko di sekolah untuk membantu proses pendaftaran. ”Pendaftaran seluruhnya online, tapi kami juga buka posko di sekolah. Apabila ada orang tua siswa atau siswa kesulitan mendaftar, kami bisa membantu melalui posko,” tegasnya.
Kelapa Bidang Pembinaan Sekolah Menengah Pertama I Komang Gede Hendra Susanta mengatakan, dari total 18 SMPN di Jembrana hanya ada 2 sekola yang memiliki siswa setiap rombel sebanyak 40 orang siswa. ”Usulan daya tampung jumlah siswa dan rombel sudah melalui proses verifikasi,” ujarnya.
Menurutnya, pada hari pertama dan kedua pendataran murid baru, pihaknya belum mendapat laporan kendala dari sekolah. ”Mungkin karena masih tahap awal jalur prestasi, belum ada laporan adanya kendala yang dihadapi sekolah maupun calon murid baru,” ujarnya.
Pihaknya sudah menekankan kepada sekolah dan calon murid baru, apabila ada kendala yang dihadapi selama Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) untuk melapor ke dinas agar bisa secepatnya dicarikan solusi. [*]
Editor : Hari Puspita