Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

Kabar Gembira! Kuota Jalur Domisili SPMB SMP Kota Denpasar Bertambah , Banyak Sisa Kuota dari Tiga Jalur Sebelumnya

Ni Kadek Novi Febriani • Senin, 14 Juli 2025 | 05:52 WIB
Ilustrasi SPMB untuk Kota Denpasar kuota ditambah untuk jalur domisili
Ilustrasi SPMB untuk Kota Denpasar kuota ditambah untuk jalur domisili

DENPASAR, radarbali.jawapos.com - Kabar gembira! Pendafataran Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) jenjang SMP untuk tahun ajaran 2025/2026 jalur domisili dimulai Senin (14/7/2025) 

Jalur domisili adalah kuota terbanyak dari 3 jalur sebelumnya. Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga (Disdikpora) Kota Denpasar meminta calon murid baru ikuti petunjuk teknis agar diikuti dan dipatuhi.

Salah satunya adalah soal administrasi diantaranya  Kartu Keluarga (KK). Ketentuannya adalah   alamat di KK bukan tempat tinggal. Hal tersebut ditegaskan  oleh Kadisdikpora Denpasar, AA Gde Wiratama kemarin(13/7/2025). ”Ingat yang dipakai itu KK, bukan tempat tinggal," tegasnya.

 Baca Juga: Gila! Pamer Uang hingga Unggah Surat Rahasia, Ulah Dede Wartawan Abal-abal Dianggap Keterlaluan, Diduga Terlibat Pemerasan hingga Intimidasi Kapolsek

Disdikpora akan menentukan berdasarkan  jarak udara dari alamat tempat tinggal ke sekolah yang dipilih. Seleksinya  bagi yang jarak tempat tinggal  dekat ke sekolah.

Misalkan ada yang memiliki jarak yang sama akan dipilih berdasarkan usia lebih tua.”Kalau dua atau  lebih calon siswa dengan jarak yang sama sistem  memprioritaskan siswa  usia lebih tua," imbuhnya.

Kemudian bagaimana siswa dan usianya   sama? Ditentukan dengan nilai tertinggi mata pelajaran. Yakni,   berurutan Bahasa Indonesia, Matematika, dan Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial.

Sedangkan dari tiga jalur sebelumnya, masih menyisakan kuota sebanyak 1.616 siswa yang belum terisi. Maka akan dialihkan ke jalur domisili.

 Baca Juga: Sugawa Korry Batal Tarung, Mundur di Detik Akhir, Demer Calon Tunggal, Begini Permintaan Sekjen Golkar

Hal itu disampaikan Ketua Panitia SPMB Dinas Pendidikan, Kepemudaan, dan Olahraga (Disdikpora) Kota Denpasar, Ngakan Made Samudra.”Sebelumnya ada tiga jalur yang sudah berjalan masih tersisa 1.616 kuota, " kata Ngakan Samudra.

Dirinci sisa  kuota,  terdiri dari  jalur prestasi dengan kuota yang disediakan 1.883 dan terisi 1.243 sehingga tersisa 640. Selanjutnya,  jalur mutasi dengan kuota yang tersedia 294, terisi 133 dan sisanya 161. Kemudian pada  jalur afirmasi dengan kuota 1.176, terisi 361, dan tersisa 815.

"Jalur domisili awalnya kuotanya 2.527. Dengan adanya pengalihan sekarang total 4.143," paparnya.

 Baca Juga: Nakal! Libatkan Anak Kecil, Dua WNA Terekam CCTV Mencuri Buah di Toko Fortuna Mengwi Badung

Pihaknya menyebut banyak yang tidak lulus, sehingga banyak  sisa kuota dari 3 jalur itu.  Banyak pendaftar tidak mengikuti juknis.

Ngakan mencontohkan,  pada jalur prestasi  minimal di tingkat kecamatan.  Banyak  menggunakan piagam atau sertifikat juara di tingkat desa.”Prestasi non akademik menyesuaikan dengan kebutuhan sekolah,” terang Ngakan.

Meski dalam persyaratan administrasi telah terpenuhi, tapi kuota untuk nonakademik tertentu sudah terpenuhi di sekolah tersebut, maka berpotensi gugur.

Seperti diketahui,  pendaftaran Jalur Domisili digelar 14–16 Juli 2025, dan pengumuman 17 Juli.

Sementara daftar  ulang untuk seluruh jalur dilakukan pada 17–19 Juli 2025. Proses  pendaftaran secara daring melalui laman resmi: https://denpasar.spmb.id.***

Editor : M.Ridwan
#kota denpasar #Kuota Bertambah #spmb #Disdikpora Kota Denpasar