Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

Kuota SPMB Masih Sisa 93, MPLS telah Berjalan, Wawali Minta Tak Ada Perundungan dan Kekerasan Seksual

Ni Kadek Novi Febriani • Selasa, 22 Juli 2025 | 05:39 WIB
MASIH ADA SISA: Orang tua siswa yang masih mengejar peluang sekolah di SMP Negeri masih mendatangi panitia SPMB.
MASIH ADA SISA: Orang tua siswa yang masih mengejar peluang sekolah di SMP Negeri masih mendatangi panitia SPMB.

DENPASAR, radarbali.jawapos.com -   Siswa baru telah mulai menjalani Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS). Seperti  siswa SMP di Kota Denpasar MPLS ini dibuka di SMPN 14 Denpasar mulai Senin (21/7/2025).

MPLS dilaksanakan  selama lima hari tidak ada perundungan. Itu disampaikan Wakil Wali Kota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa, yang hadir membuka langsung MPLS.   Ditekankan  guru-guru  untuk  lakukan  pencegahan perundungan (bullying), kekerasan seksual, kenakalan remaja, dan intoleransi.

 Masa peralihan   dari SD ke SMP merupakan periode penting dalam membentuk karakter siswa.”Pesan saya kepada para pendidik, pegang nilai melayani dan gotong royong dalam membimbing anak-anak kita,” ujarnya.

 Baca Juga: SPMB, Dewan Kota Denpasar Minta Disdikpora Jalankan Juknis, Tidak Terima Titipan untuk Cegah Pakrimik, Banyak Masalah Soal KK

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga (Dikpora) Kota Denpasar, AA Gde Wiratama mengatakan,  semua SMP serentak melaksanakan MPLS ini. Peserta didik baru mendapatkan berbagai materi pengenalan, termasuk menciptakan lingkungan sekolah yang aman dan nyaman.

Salah satu materinya mengenai  pemanfaatan media sosial secara bijak bersama Dinas Kominfo, serta penyuluhan dari Bawaslu dan Kejaksaan masuk sekolah.”MPLS juga sebagai sarana strategis menanamkan nilai moral dan budaya sejak dini, sehingga siswa siap menjalani kehidupan sekolah dengan karakter kuat dan wawasan luas," paparnya.

Sementara itu , terkait kuota siswa,  ada sisa 93 kuota SPMB yang belum terisi. Disdikpora   masih berkoordinasi dengan pusat. "Nanti kami lihat bagaimana kebijakan pusat," tandasnya.***

Editor : M.Ridwan
#SMP negeri #kuota SPMB #Disdikpora Kota Denpasar