Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

Undiksha Kembangkan Kompetensi Guru SD melalui Komik Satua Bali Berbasis Augmented Reality, Dukung Asta Cita Presiden

Tim Redaksi • Senin, 6 Oktober 2025 | 18:05 WIB

 

PkM Undiksha yang menyasar guru-guru Sekolah Dasar di Gugus V Kecamatan Penebel, Tabanan, pada 25–27 September 2025.
PkM Undiksha yang menyasar guru-guru Sekolah Dasar di Gugus V Kecamatan Penebel, Tabanan, pada 25–27 September 2025.

TABANAN, radarbali.jawapos.com – Akademisi Universitas Pendidikan Ganesha (Undiksha) Singaraja, Bali, terus menunjukkan komitmen dalam upaya penguatan kompetensi guru, khususnya pada aspek Social Emotional Learning (SEL).

Komitmen tersebut diwujudkan melalui Program Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) yang menyasar guru-guru Sekolah Dasar di Gugus V Kecamatan Penebel, Tabanan.

Kegiatan yang berlangsung pada 25–27 September 2025 ini dikoordinir oleh Luh Sri Surya Wisma Jayanti, S.Pd., M.Pd., didampingi anggota tim Dr. Luh Putu Sri Lestari, S.Pd., M.Pd., dan Ida Ayu Sukma Wirani, S.S., M.Pd., serta turut melibatkan mahasiswa Prodi PGSD Undiksha. 

Mengusung tema “Penguatan Kompetensi SEL Guru melalui Lesson Study berbasis Komik Satua Bali Augmented Reality”, program ini dilaksanakan di SDN 1 Biaung dan SDN 2 Tajen. Wisma Jayanti menjelaskan bahwa kegiatan ini lahir dari kebutuhan nyata di lapangan.

Masih banyak guru yang menghadapi keterbatasan dalam menerapkan SEL, sementara kemampuan memanfaatkan media pembelajaran inovatif berbasis kearifan lokal dan teknologi digital juga belum maksimal.

“Banyak guru terkendala karena kurangnya pelatihan, ditambah beban administrasi yang tinggi. Oleh karena itu, kami hadir untuk memberikan solusi melalui pelatihan berbasis satua Bali yang dipadukan dengan teknologi Augmented Reality,” terangnya. 

Selama pelaksanaan, para guru mengikuti rangkaian kegiatan yang terstruktur, mulai dari pendalaman materi dasar mengenai SEL, satua Bali, komik, hingga lesson study, kemudian berlanjut pada perancangan media komik satua Bali berbasis Augmented Reality dan penyusunan perangkat pembelajaran yang terintegrasi.

Kegiatan ini juga dilengkapi dengan pendampingan langsung di sekolah melalui siklus lesson study, sehingga guru dapat mengimplementasikan hasil pelatihan dalam praktik nyata di kelas. 

Dari kegiatan ini lahir sejumlah luaran penting, seperti modul diklat ber-ISBN, media pembelajaran berupa enam komik satua Bali Augmented Reality, perangkat pembelajaran yang inovatif, serta video implementasi pembelajaran yang berbasis lesson study.

Seluruh kegiatan ini mendapat dukungan penuh dari Dana DPPM Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Diktisaintek), sebagai bagian dari program “Diktisaintek Berdampak” yang menekankan pada kebermanfaatan langsung bagi masyarakat. 

Ketua Gugus V Kecamatan Penebel, Ni Putu Puspita Dewi, S.Pd.SD., menyampaikan apresiasi positif terhadap inisiatif Undiksha.

Menurutnya, penguatan kompetensi guru di era digital merupakan kebutuhan mendesak untuk memastikan proses pembelajaran berjalan lebih optimal.

Ia berharap hasil dari kegiatan ini dapat diterapkan secara berkelanjutan, bahkan dikembangkan lebih luas di lingkungan pendidikan dasar. 

Lebih jauh, program ini sekaligus menjadi cerminan kontribusi Undiksha dalam mendukung Asta Cita Presiden, terutama pada upaya pembangunan sumber daya manusia yang unggul, berkarakter, serta adaptif terhadap perkembangan teknologi. 

Pengabdian ini menjadi bukti nyata implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi yang berdampak langsung bagi masyarakat.

Dengan semangat “Diktisaintek Berdampak", Undiksha terus menguatkan peran sebagai kampus yang tidak hanya mencetak tenaga pendidik profesional, tetapi juga menjadi motor penggerak transformasi pendidikan di era digital.

Editor : Rosihan Anwar
#PKM #undiksha