Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

Komitmen Pendidikan Inklusif, Timedoor Academy Bekali Guru di Bali Coding Menuju YCWC 2025

Rosihan Anwar • Kamis, 30 Oktober 2025 | 20:09 WIB
Para peserta dan mentor dalam Pelatihan Guru Nasional YCWC 2025 oleh Timedoor Academy, yang didukung oleh Kemenparekraf.
Para peserta dan mentor dalam Pelatihan Guru Nasional YCWC 2025 oleh Timedoor Academy, yang didukung oleh Kemenparekraf.

 

DENPASAR, radarbali.jawapos.com - Timedoor Academy bekerja sama dengan Dinas Pendidikan Kabupaten Badung dan Dinas Pendidikan Provinsi Bali menggelar rangkaian kegiatan Training of Teachers (ToT) untuk guru tingkat SD, SMP, dan SMA. Ini sebagai bagian dari persiapan menuju Young Coders World Cup (YCWC) 2025.

Program ini bertujuan memperkuat kapasitas guru dalam bidang Coding dan Artificial Intelligence (AI) agar mampu membimbing siswa menghadapi ajang kompetisi internasional tersebut.

Untuk wilayah Kabupaten Badung, pelatihan bagi guru SD dan SMP dilaksanakan dalam tiga sesi pada 24 September, 27 September, dan 1 Oktober 2025 di Gedung Yudhistira – Dinas Pendidikan Kabupaten Badung.

Kegiatan ini diikuti oleh lebih dari 100 guru SD dan SMP dari berbagai sekolah di wilayah tersebut. Materi pelatihan berfokus pada pengenalan AI dan implementasi proyek sederhana berbasis platform PictoBlox, yang dapat digunakan sebagai bagian dari kegiatan intrakurikuler maupun ekstrakurikuler sekolah.

Sementara itu, pelatihan untuk guru SMA dilaksanakan pada 13 Oktober 2025 di SMAN 1 Kuta Utara, di bawah koordinasi Dinas Pendidikan Provinsi Bali.

Peserta ToT SMA memperoleh materi lanjutan seputar pemrograman dan pengembangan website sebagai sarana pembelajaran digital di sekolah.

Selain di Badung, kegiatan serupa juga telah dilaksanakan di Kabupaten Tabanan pada 14 dan 18 Oktober 2025, serta di Kota Denpasar pada 15 Oktober 2025.

Secara keseluruhan, program ToT di Bali tahun ini telah melibatkan lebih dari 100 guru dari berbagai jenjang pendidikan.

Sebagai bentuk komitmen terhadap pendidikan yang inklusif, Timedoor Academy juga menyelenggarakan pelatihan khusus bagi guru pendamping dan siswa disabilitas pada 22 Oktober 2025 di SLBN 1 Denpasar dan SLBN 2 Denpasar.

Kegiatan ini berfokus pada pengenalan teknologi coding adaptif dan AI sederhana yang dirancang agar mudah diakses oleh siswa berkebutuhan khusus.

Langkah ini menjadi bagian dari upaya untuk memastikan bahwa setiap anak, tanpa terkecuali, memiliki kesempatan yang sama untuk belajar dan berinovasi di bidang teknologi.

“Guru memiliki peran penting sebagai penggerak pendidikan digital di sekolah. Melalui pelatihan ini, kami ingin memastikan para pendidik memahami konsep dasar coding dan mampu membimbing siswa dalam mengembangkan proyek kreatif yang relevan dengan tantangan zaman,” ujar Setyo Purwaningsih, Co-Founder Timedoor Academy.

Ia menambahkan bahwa sinergi antara Timedoor Academy dan Dinas Pendidikan di tingkat kabupaten serta provinsi menjadi kunci penting untuk memperkuat kesiapan sekolah menghadapi revolusi pendidikan digital.

Pelatihan dilaksanakan dengan pendekatan praktik langsung (hands-on), di mana para peserta mengerjakan proyek AI dan website sederhana yang dapat langsung diterapkan di kelas.

Selain itu, sesi diskusi terbuka juga diadakan untuk berbagi pengalaman mengenai penerapan coding dalam kegiatan belajar mengajar di sekolah.

Inisiatif ini merupakan bagian dari persiapan nasional menuju Young Coders World Cup 2025, kompetisi coding internasional yang didukung penuh oleh Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia (EKRAF).

Ajang ini menjadi wadah bagi anak dan remaja usia 5–18 tahun untuk berkompetisi dalam kategori Game Making, Artificial Intelligence (AI), serta Website dan App Development.

Melalui program ToT yang kini telah menjangkau berbagai wilayah di Bali, Timedoor Academy berkomitmen memperluas kegiatan serupa ke lebih banyak daerah di Indonesia dengan menggandeng Dinas Pendidikan setempat.

Tujuannya adalah menciptakan ekosistem pendidikan yang inklusif dan mendorong lahirnya generasi muda yang kreatif, adaptif, dan siap bersaing di tingkat global.

Tentang Timedoor Academy

Timedoor Academy adalah lembaga pendidikan berbasis teknologi yang berfokus pada pengembangan keterampilan digital dan literasi teknologi bagi pelajar dan pendidik.

Melalui pelatihan, kurikulum adaptif, dan program kompetisi internasional seperti Young Coders World Cup (YCWC), Timedoor Academy mendukung transformasi pendidikan Indonesia menuju generasi yang inovatif dan siap menghadapi dunia kerja masa depan.

Ket: 

Para peserta dan mentor dalam Pelatihan Guru Nasional YCWC 2025 oleh Timedoor Academy, yang didukung oleh Kemenparekraf.

Versi Singkat

Timedoor Academy Bekali Guru Coding Menuju YCWC 2025T

imedoor Academy bersama Dinas Pendidikan Kabupaten Badung dan Dinas Pendidikan Provinsi Bali menggelar rangkaian Training of Teachers (ToT) bagi guru SD, SMP, dan SMA sebagai bagian dari persiapan Young Coders World Cup (YCWC) 2025).

Pelatihan diikuti oleh lebih dari 100 guru dari berbagai sekolah di Bali. Untuk SD dan SMP, kegiatan berlangsung di Gedung Yudhistira, Badung, sedangkan untuk SMA dilaksanakan di SMAN 1 Kuta Utara.

Materi mencakup pengenalan Artificial Intelligence (AI), pembuatan proyek digital dengan PictoBlox, serta strategi pendampingan siswa dalam kompetisi internasional.

Kegiatan serupa juga digelar di Tabanan (14 & 18 Oktober) dan Denpasar (15 Oktober).

 Selain itu, pelatihan khusus bagi guru pendamping dan siswa disabilitas dilaksanakan di SLBN 1 dan SLBN 2 Denpasar pada 22 Oktober 2025, untuk memperluas akses pendidikan digital yang inklusif.

Timedoor Academy berkomitmen melanjutkan program serupa di berbagai daerah Indonesia guna memperkuat literasi digital dan kesiapan siswa menghadapi YCWC 2025, kompetisi coding internasional yang didukung oleh Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (EKRAF).

 

Editor : Rosihan Anwar
#Timedoor Academy