Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

Bukan Sekadar Teori, Mahasiswa FISIP Unmar Terjun Langsung Pelajari Konvergensi Media di Jawa Pos Radar Bali

Tim Redaksi • Sabtu, 24 Januari 2026 | 06:55 WIB
STUDI MEDIA: Wakil Dekan 3 Fisip Universitas Mahendradatta, Dr. I Ketut Kasna, S.Sos., MH., MAP  bersama mahasiswa di kantor Jawa Pos Radar Bali, Jumat 23 Januari 2026.
STUDI MEDIA: Wakil Dekan 3 Fisip Universitas Mahendradatta, Dr. I Ketut Kasna, S.Sos., MH., MAP bersama mahasiswa di kantor Jawa Pos Radar Bali, Jumat 23 Januari 2026.

DENPASAR, radarbali.jawapos.com – Langkah nyata perluas wawasan praktis mengenai industri media massa dan tata kelola komunikasi publik, puluhan mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (Fisip) Universitas Mahendradatta menggelar visit media di dapur redaksi Jawa Radar Bali, Jumat (23/1/2026).

Kunjungan ini menjadi momen spesial karena dilaksanakan di kantor baru Radar Bali yang berlokasi di Jalan Jempering, Denpasar. Rombongan mahasiswa diterima langsung oleh Pemimpin Redaksi radarbali.id dan JawaPos TV Bali, Muhammad Ridwan, didampingi jajaran manajemen.

Dalam pertemuan ini, Muhammad Ridwan memaparkan sejarah panjang Radar Bali yang berdiri sejak 12 Februari 2001. Menjelang usia perak (25 tahun), Radar Bali yang berada di bawah naungan Jawa Pos Group tetap konsisten memegang teguh prinsip jurnalistik yang lugas dan tuntas.

 Baca Juga: Tingkatkan Literasi Media, Mahasiswa Prodi Ilmu Komunikasi Undiknas Denpasar Lokakarya di Dapur Redaksi Jawa Pos Radar Bali

"Kunjungan mahasiswa Universitas Mahendradatta ini adalah yang kedua kalinya di kantor baru kami. Radar Bali tetap tetap dipercaya dan dibaca publik dengan tagline lugas dan tuntas. Kunci agar koran tetap dibaca di era digital adalah konten yang harus berbeda dengan media online," ujar Ridwan.

Menanggapi perkembangan teknologi, Ridwan menyebut kehadiran Artificial Intelligence (AI) sebagai tantangan sekaligus alat yang mempermudah kerja jurnalistik.

Ridwan juga menjelaskan proses produksi yang ketat, di mana proses editing dilakukan hingga malam sebelum masuk mesin cetak pada pukul 22.00 WITA untuk menjaga aktualitas berita.

Sementara itu, di tengah gempuran media sosial dan algoritma TikTok maupun Instagram, Ridwan menegaskan posisi media mainstream.

"Media mainstream memiliki tingkat kepercayaan yang tinggi karena melalui proses verifikasi. Berbeda dengan konten anti-mainstream atau media sosial yang mungkin hanya bisa dipercaya 50 persen. Itulah mengapa konvergensi media yang kami mulai sejak 2007 terus berkembang mengikuti perilaku masyarakat," tambahnya.

 

Sinergi Tri Dharma Perguruan Tinggi

Wakil Dekan 3 Fisip Universitas Mahendradatta, Dr. I Ketut Kasna, S.Sos., MH., MAP., yang mendampingi mahasiswa, menyatakan bahwa kegiatan ini merupakan implementasi nyata dari Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya dalam bidang pendidikan dan pengabdian.

"Kunjungan fisik ini sangat penting untuk menambah wawasan mahasiswa, terutama mengenai jurnalistik dan tata kelola media. Ke depan, kami berencana terus meningkatkan kerja sama ini, bahkan ada rencana untuk membuka jurusan komunikasi secara khusus di universitas kami," jelas Dr. Kasna.

 

Kesan Mahasiswa: Ilmu Baru dari Dapur Berita

Kegiatan ini diikuti oleh perwakilan mahasiswa di antaranya Rudianto, I Ketut Ruma, Ni Made Dwi Adnyani, I Gusti Ngurah Sujana Putra, dan I Putu Ariek Putra Wijaya Kusuma.

I Putu Ariek mengungkapkan rasa antusiasnya ingin mengetahui proses sebuah peristiwa diolah hingga layak dikonsumsi publik.

Sementara itu, Ni Made Dwi Adnyani, yang juga menjabat sebagai Sekdes Desa Mekar Buana, Abiansemal, mengaku mendapatkan ilmu baru. "Bagi saya yang berlatar belakang pemerintahan desa, memahami strategi komunikasi media adalah ilmu yang sangat relevan untuk pelayanan publik," tuturnya.

Acara diakhiri dengan diskusi interaktif dan penyerahan piagam penghargaan dari Universitas Mahendradatta kepada Radar Bali sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi dalam mencerdaskan kehidupan bangsa melalui informasi yang akurat.*** (Rudianto)

Editor : M.Ridwan
#Universitas Mahendradatta #FISIP #jawa pos radar bali #visit media