DENPASAR, radarbali.jawapos.com - Sanur Independent School kembali menyelenggarakan Sanur School Carnival, Jumat (13/3).
Carnaval ini digelar di lingkungan sekolah, jalan Tukad Nyali, Sanur, Denpasar Selatan. Menariknya, kali ini event yang digelar setiap tahun tersebut dikemas dengan parade ogoh-ogoh.
Hal ini dilakukan dalam rangka menyambut perayaan hari raya Nyepi. Perarakan Ogoh-Ogoh ini dibuat sebagai bentuk pengenalan budaya Bali kepada para siswa sekaligus wujud penghormatan terhadap tradisi lokal.
”Karena siswa di sini juga banyak dari kalangan wna. Kami memperkenalkan budaya kita," kata Luh Eka Yulianthi, Ketua Panitia acara Sanur Independent School Carnival, di lokasi kegiatan Jumat (13/3) pagi.
Pada tahun ini, Sanur Independent School juga menyelenggarakan Lomba Storytelling dan Lomba Mewarnai yang diikuti oleh siswa-siswi dari berbagai sekolah di Bali.
Kegiatan ini menjadi kesempatan bagi sekolah untuk memperluas jejaring dengan sekolah lokal sekaligus memperkenalkan lingkungan belajar di Sanur Independent School kepada masyarakat pendidikan di Bali.
Salah satu kegiatan utama dalam carnival adalah Talent Show yang diikuti oleh para siswa internal sekolah. Melalui kegiatan ini, para siswa menampilkan berbagai bakat seni seperti tari, musik, dan seni pertunjukan lainnya.
Menariknya, pada tahun ini salah satu siswa akan menampilkan seni pertunjukan wayang sebagai dalang, yang menunjukkan bahwa seni tradisional masih diminati oleh generasi muda. Selain pertunjukan bakat, sekolah juga mengadakan Art Exhibition yang menampilkan karya seni siswa dan guru.
Dalam pameran ini, Sanur Independent School turut mengundang SDN 2 Sanur untuk berpartisipasi dengan menampilkan karya seni siswa mereka. Para pengunjung juga dapat mengikuti kegiatan live sketching, sehingga dapat terlibat langsung dalam aktivitas seni selama acara berlangsung.
“Kami ingin memberikan ruang bagi setiap anak untuk mengekspresikan minat dan bakat mereka.
Melalui kegiatan ini, kami berharap siswa dapat semakin percaya diri dan masyarakat dapat melihat semangat kreativitas yang tumbuh di sekolah kami,” sambungnya.
Di lokasi acara juga, para siswa dan orang tua menjual hasil kreativitas seperti pernak pernik gelang, hingga makanan.
”Para orang tua juga bekerjasama, menggalang donasi untuk sesuatu yang bisa berguna bagi siswa di sini. Ini untuk menggali kreativitas para siswa kami. Ini timing kita menunjukan ke anak-anak untuk menggali potensi mereka," pungkasnya.
Meskipun sekolah internasional, Sanur Independent School cukup aktif mengikuti emsejumlah event yang digelar sekolah-sekolah lokal di Bali. Hal ini dilakukan guna menambah pengalaman siswa siswinya.
Editor : Rosihan Anwar