RADAR BALI - Hasil Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) 2026 resmi diumumkan pada hari ini, Selasa, 31 Maret 2026, pukul 15.00 WIB. Bagi para pendaftar, momen ini menjadi penentu langkah menuju perguruan tinggi impian.
Berdasarkan data tahun ini, Universitas Negeri Surabaya (Unesa) memimpin sebagai kampus dengan jumlah pendaftar terbanyak, mencapai 53.237 orang.
Diikuti oleh Universitas Brawijaya (UB) dan Universitas Airlangga (Unair), dominasi kampus di Jawa Timur sangat terlihat pada seleksi tahun ini.
Berikut adalah informasi lengkap mengenai link pengumuman, cara cek hasil, hingga konsekuensi jika tidak mengambil bangku yang telah didapatkan.
Daftar 45 Link Pengumuman SNBP 2026
Peserta dapat mengakses pengumuman melalui link utama SNPMB atau 44 link mirror perguruan tinggi negeri berikut ini:
Link Utama:
https://pengumuman-snbp.snpmb.id/
Link Mirror Perguruan Tinggi:
https://snbp.unair.ac.id (Universitas Airlangga)
https://snbp.unesa.ac.id (Universitas Negeri Surabaya)
https://snbp.its.ac.id (Institut Teknologi Sepuluh Nopember)
https://snbp.ub.ac.id (Universitas Brawijaya)
https://snbp.unm.ac.id (Universitas Negeri Makassar)
https://snbp.ui.ac.id (Universitas Indonesia)
https://snbp.ugm.ac.id (Universitas Gadjah Mada)
Cara Cek Pengumuman SNBP 2026
Buka salah satu link di atas.
Masukkan Nomor Pendaftaran SNBP Anda.
Masukkan Tanggal Lahir sesuai data pada kartu peserta.
Klik tombol 'Lihat Hasil Seleksi'.
Layar akan menampilkan status kelulusan. Jika lolos, akan muncul nama PTN dan program studi tujuan.
Fakta Menarik SNBP 2026
Tahun ini mencatatkan sejarah baru dengan total pendaftar mencapai 776.515 siswa secara nasional.
Berikut adalah 5 PTN dengan minat pendaftar tertinggi:
Perguruan Tinggi Negeri (PTN) Jumlah Pendaftar
Universitas Negeri Surabaya (Unesa) 53.237
Universitas Brawijaya (UB) 33.498
Universitas Airlangga (Unair) 29.900
Universitas Negeri Makassar (UNM) 21.366
Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) 17.889
Lonjakan pendaftar paling signifikan terjadi di Unesa dengan kenaikan 26,2 % dibanding tahun lalu.
Konsekuensi Jika Lolos Tapi Tidak Diambil
Ketua Umum Tim Penanggung Jawab SNPMB, Prof. Dr. Ir. Eduart Wolok, S.T., M.T., menegaskan adanya sanksi tegas bagi siswa yang dinyatakan lolos SNBP 2026 namun tidak melakukan daftar ulang:
Sanksi Individu: Siswa tersebut tidak diperbolehkan mengikuti jalur SNBT maupun Jalur Mandiri di PTN manapun di seluruh Indonesia.
Sanksi Sekolah: PTN berhak mengurangi kuota penerimaan bagi sekolah yang siswanya sering tidak mengambil bangku setelah dinyatakan lolos seleksi.
Bagi peserta yang tidak lolos SNBP, jangan berkecil hati. Pendaftaran jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT) masih dibuka hingga Selasa, 7 April 2026. Segera persiapkan diri untuk tahap selanjutnya.***
Editor : Ibnu Yunianto