DENPASAR, radarbali.jawapos.com – Universitas Udayana (Unud) resmi mengumumkan hasil Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) Tahun 2026 pada Selasa (31/3) pukul 15.00 WIB. Melalui Panitia Seleksi Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru (SNPMB), tercatat sebanyak 2.348 mahasiswa baru berhasil lolos melalui jalur prestasi tersebut.
Dari total tersebut, sebanyak 2.197 mahasiswa diterima pada pilihan pertama dan 151 mahasiswa pada pilihan kedua, dengan tingkat pemenuhan daya tampung Unud mencapai angka signifikan, yakni 94,22 persen.
Pengumuman dilakukan secara serentak melalui laman resmi https://pengumuman-snbp.snpmb.id serta laman mirror berbagai perguruan tinggi.
Para peserta dapat mengakses hasil seleksi dengan memasukkan nomor pendaftaran SNBP 2026 dan tanggal lahir sesuai data yang telah teregistrasi dalam sistem.
Rektor Universitas Udayana, Prof. Ir. I Ketut Sudarsana, dalam keterangannya kemarin menjelaskan, peta persaingan tahun ini sangat kompetitif.
Program studi dengan jumlah peminat terbanyak masih didominasi oleh Kedokteran, kemudian Manajemen, Akuntansi, Ilmu Hukum, dan Farmasi.
Namun, yang menilik tingkat keketatan atau rasio persaingan tertinggi, persaingan sengit justru merata di beberapa program studi seperti Keperawatan, Fisioterapi, Akuntansi, Manajemen, Ilmu Komunikasi, hingga Teknologi Informasi.
"Hal ini menunjukkan tingginya standar dan persaingan ketat bagi calon mahasiswa untuk bisa menembus program-program studi unggulan tersebut," terang Prof. Sudarsana.
Secara nasional, SNBP 2026 diikuti oleh 146 Perguruan Tinggi Negeri (PTN) yang terdiri atas 76 PTN Akademik, 26 PTKIN, dan 44 Politeknik Negeri.
Total peserta mencapai 806.242 siswa dari berbagai jenjang SMA, SMK, dan MA, yang berebut 189.017 kursi daya tampung secara nasional. Prof. Sudarsana menegaskan peserta yang telah dinyatakan lulus, untuk segera melakukan verifikasi data akademik dan registrasi ulang sesuai jadwal yang ditetapkan.
Ia juga menegaskan komitmen Universitas Udayana dalam meningkatkan kualitas layanan pendidikan dan inovasi pembelajaran agar tetap menjadi pilihan utama masyarakat.
Bagi siswa yang belum berhasil lolos, Prof. Sudarsana berpesan agar tidak berkecil hati karena masih tersedia jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT) dan seleksi mandiri.
"Tetap semangat, terus berusaha, dan jangan menyerah dalam meraih cita-cita. Setiap proses adalah bagian dari perjalanan menuju kesuksesan," tandasnya.***
Editor : M.Ridwan