Keren! Sukses Kembangkan Riset, 18 Tim Peneliti Muda Trisma Terima Sertifikat HAKI Tentang ini

Ni Kadek Novi Febriani • Dipublikasikan Jumat, 3 April 2026 | 09:51 WIB
HAK CIPTA: Sebanyak 18 tim penelitian siswa sekolah tersebut menerima sertifikat Hak Kekayaan Intelektual (HAKI) dalam acara Penyerahan HAKI Provinsi Bali Tahun 2026 di Balai Budaya Ida Dewa Agung Istri Kanya, Rabu (1/4/2026). SMAN 3 Denpasar for radarbali.id
HAK CIPTA: Sebanyak 18 tim penelitian siswa sekolah tersebut menerima sertifikat Hak Kekayaan Intelektual (HAKI) dalam acara Penyerahan HAKI Provinsi Bali Tahun 2026 di Balai Budaya Ida Dewa Agung Istri Kanya, Rabu (1/4/2026). SMAN 3 Denpasar for radarbali.id

DENPASAR, radarbali.jawapos.com – Prestasi keren dan membanggakan ditorehkan siswa SMAN 3 Denpasar di usia belia. Sebanyak 18 tim penelitian siswa sekolah tersebut menerima sertifikat Hak Kekayaan Intelektual (HAKI) dalam acara Penyerahan HAKI Provinsi Bali Tahun 2026 di Balai Budaya Ida Dewa Agung Istri Kanya, Rabu (1/4/2026). 

Perolehan HAKI ini menjadi bukti nyata bahwa kreativitas, inovasi, dan kerja keras siswa mampu menghasilkan karya bernilai yang diakui secara resmi oleh negara.

​Karya-karya penelitian ini merupakan hasil bimbingan intensif dari pembina ekstrakurikuler KIR, Made Rai Rahayu, S.Pd., M.Si. dan I Gusti Ngurah Putra Arijaya, S.Pd., selama 10-12 bulan pada tahun 2025.

Selain itu, pencapaian ini tidak lepas dari dukungan penuh sekolah dalam mengembangkan budaya riset di lingkungan pendidikan. Sebelum didaftarkan HAKI, penelitian-penelitian tersebut juga telah diikutsertakan dalam berbagai kompetisi ilmiah bergengsi seperti OPSI, IID, dan ISIF 2025.

​Adapun siswa penerima HAKI beserta karya ilmiahnya meliputi Ni Luh Putu Anindya Nitasari (SymBucha), I Gusti Ayu Widhya Gayatri Kalingga (LAZCO), Ida Bagus Putu Putra Perbawa (Studi Penerapan Tongkol Jagung Sebagai Elektroda Superkapasitor), Nyoman Calista Nariswari (ULVIENS), I Kadek Manik Satria Wibawa (Mentha Pinna), Joanna Quinsha Putri Siahaan (BEELIMA), I Komang Satya Wijaya Putra (IWAT Block), serta Ni Nyoman Adivanandha Karan Gana (PRICO).

​Selanjutnya ada Bujangga Bagus Ditya Pratistha (OCLAM), Ni Kadek Silvia Ingram Suputri (VANICIA SHIELD), Sang Ayu Putu Karunia Jayadi Putri (CAVERA), Kadek Dwi Kresna Wahyu Subagia Putra (Pomera), Ni Putu Pradnya Paramita Ratara (Permainan Konstruksi Brick dari Limbah Plastik), Ni Nyoman Asoka Putri Winata (WARAS), Ida Ayu Revanina Putri Sutha (BIODENANA), Ni Made Keyra Pratistha Nariswary (BIOZA), Zivanna Adina Navania (Chazea Pot), dan Ni Putu Aesha Nandini (DENJUS).

​Sementara itu, Kepala SMAN 3 Denpasar, Kadek Dwi Rustinawati, S.Pd., M.Pd., mengungkapkan,  keberhasilan ini merupakan buah dari konsistensi sekolah yang telah berfokus pada bidang penelitian sejak tahun 2013. "Kami sangat bangga atas capaian mereka sehingga mendapatkan pengakuan resmi," jelasnya saat ditemui kemarin (2/4). 

 Ia berharap capaian ini dapat terus memotivasi siswa untuk mengembangkan kreativitas sehingga muncul lebih banyak sumber daya manusia yang memiliki minat tinggi dalam riset. Melalui wadah ekstrakurikuler KIR (Karya Ilmiah Remaja) dan jurnalistik, sekolah memberikan ruang  untuk pengembangan bakat tersebut.

"Sekolah ini fokus pada pengembangan riset. Sejak 2013, kami sudah menunjukkan jati diri sebagai sekolah berbasis penelitian. Setiap tahunnya terjadi peningkatan signifikan, di mana anak-anak yang masuk ke SMAN 3 Denpasar memiliki ketertarikan yang cukup tinggi di bidang ini," pungkasnya.***

Editor : M.Ridwan
Sumber : radarbali.jawapos.com
haki Trisma Denpasar SMAN 3 Denpasar hak kekayaan intelektual radarbali