RADAR BALI - Bagi kamu yang mengincar program studi di bidang olahraga pada UTBK SNBT 2026, portofolio adalah instrumen krusial.
Portofolio bukan sekadar pelengkap, melainkan bukti nyata kemampuan fisik dan rekam jejak prestasi yang akan dinilai secara objektif oleh panel ahli.
Daftar Jurusan yang Wajib Mengunggah Portofolio Olahraga
Sebelum menyiapkan berkas, pastikan program studi pilihanmu termasuk dalam daftar berikut:
Kelompok Kependidikan (Calon Guru):
Pendidikan Jasmani, Kesehatan, dan Rekreasi (PJKR).
Pendidikan Kepelatihan Olahraga (PKO).
Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) Pendidikan Jasmani.
Kelompok Non-Kependidikan (Sains & Profesional):
Ilmu Keolahragaan (IKOR).
Kepelatihan Fisik Olahraga.
Manajemen Olahraga / Bisnis Olahraga.
Sport Science.
Kelompok Vokasi (D3/D4):
D3/D4 Kepelatihan Olahraga atau Manajemen Olahraga.
Detail Tes Keterampilan Fisik (Standar SNPMB)
Sesuai dengan syarat teknis panitia, berikut adalah jenis tes fisik yang wajib kamu lakukan dan rekam:
Tes Kekuatan Otot Perut (Sit-Up): Dilakukan selama 60 detik (1 menit). Pastikan siku menyentuh lutut dan punggung kembali menyentuh lantai agar hitungan dianggap sah.
Tes Kekuatan Otot Lengan (Push-Up): Dilakukan selama 60 detik (1 menit). Laki-laki menggunakan tumpuan ujung kaki, sedangkan perempuan menggunakan tumpuan lutut.
Tes Kelincahan (Illinois Agility Test): Berlari zigzag melewati rintangan (cone) dalam lintasan standar 10x5 meter secepat mungkin.
Tes Daya Tahan Jantung-Paru (Lari 1.600 Meter): Lari menempuh jarak 1,6 km. Catatan waktu tempuh akan menjadi indikator utama kebugaran aerobikmu.
Komponen Wajib Portofolio
Seluruh elemen di bawah ini harus dikemas rapi dalam satu file PowerPoint (PPT) sesuai template resmi:
Surat Pernyataan Keaslian Karya: Wajib ditandatangani di atas materai Rp 10.000.
Hasil Tes Keterampilan Fisik: Data angka hasil tes yang telah disahkan oleh guru olahraga atau kepala sekolah.
Rekaman Video Keterampilan: Bukti visual tanpa editan dari seluruh rangkaian tes fisik.
Bukti Prestasi (Opsional): Scan sertifikat kejuaraan minimal tingkat kabupaten/kota.
Tips Antidiskualifikasi: Jangan Sampai Gugur Teknis!
Banyak peserta dengan kemampuan fisik luar biasa gugur hanya karena kesalahan sepele. Ikuti langkah pengamanan berikut:
Gunakan Template Resmi: Jangan membuat desain sendiri. Unduh template .PPT resmi dari laman SNPMB dan isi data tanpa mengubah tata letaknya.
Video Tanpa Editan (One-Take): Video tes fisik wajib diambil dalam satu rekaman bersambung. Video yang terindikasi hasil editan (cut-to-cut) atau dipercepat kecepatannya akan langsung didiskualifikasi.
Sudut Pandang Kamera (Angle): Untuk push-up dan sit-up, ambil posisi kamera dari samping (side view) agar penguji bisa melihat kesempurnaan gerakan.
Validasi dan Cap Basah: Pastikan seluruh data hasil tes fisik divalidasi oleh sekolah dengan tanda tangan dan cap basah yang terlihat jelas saat di-scan.
Perhatikan Ukuran File: Patuhi batas maksimal ukuran file (biasanya 50MB-100MB). Gunakan format .MP4 untuk video dan pastikan file tidak korup sebelum diunggah.
Maksimalkan Profil dengan Prestasi Pendukung
Jika kamu memiliki prestasi luar biasa lainnya, seperti medali emas olimpiade di bidang perancangan alat kesehatan, jangan ragu untuk mencantumkannya.
Di jurusan seperti Ilmu Keolahragaan atau Sport Science, latar belakang inovasi teknologi kesehatan ini akan menjadi nilai tambah besar karena menunjukkan potensi kamu dalam mengembangkan teknologi penunjang performa atlet di masa depan.
Segera persiapkan fisik dan dokumenmu agar proses unggah portofolio berjalan lancar tanpa kendala teknis di akhir waktu pendaftaran.***
Editor : Ibnu Yunianto