RADAR BALI – Sebanyak 11.800 siswa SMP/MTs/sederajat di Kota Denpasar terdaftar sebagai peserta Tes Kemampuan Akademik (TKA) 2026 yang dijadwalkan mulai berlangsung besok di 92 SMP pada Senin (6/4/2026).
Jumlah peserta tersebut merupakan bagian dari total lebih dari 25 ribu siswa jenjang SD dan SMP di ibu kota Provinsi Bali yang mengikuti rangkaian persiapan asesmen nasional ini sejak Maret lalu.
Berdasarkan data gladi bersih per Maret 2026, kesiapan sistem dan proktor telah dipastikan untuk mendukung kelancaran ujian berbasis komputer (Computer Based Test) ini.
Mekanisme dan Sesi Ujian
Pelaksanaan TKA tahun ini dirancang dengan pengaturan waktu yang ketat untuk mengakomodasi belasan ribu peserta. Setiap jenjang akan dibagi ke dalam empat gelombang ujian. Pada setiap gelombangnya, terdapat empat sesi ujian per hari, sehingga total keseluruhan mencapai 16 sesi ujian.
Khusus untuk satuan pendidikan nonformal, ujian dilaksanakan dalam satu gelombang yang terdiri dari empat sesi. Untuk menjaga integritas, diterapkan sistem pengawasan silang antar sekolah dan pemantauan langsung oleh Kemendikdasmen melalui konferensi Zoom.
Jadwal Sesi dan Durasi Ujian (WITA)
Sesuai arahan Badan Standar, Kurikulum, dan Asesmen Pendidikan (BSKAP) Kemendikdasmen, berikut adalah pembagian waktu sesi ujian untuk wilayah Denpasar dan sekitarnya:
Sesi I: 08.00 – 09.45 WITA
Sesi II: 10.15 – 12.00 WITA
Sesi III: 12.30 – 14.15 WITA
Sesi IV: 14.45 – 16.30 WITA
Adapun rincian durasi pengerjaan soal pada setiap harinya adalah:
Hari Pertama (Numerasi):
Latihan: 10 menit
Matematika: 30 soal (75 menit)
Survei Karakter: 20 menit
Hari Kedua (Literasi):
Latihan: 10 menit
Bahasa Indonesia: 30 soal (75 menit)
Survei Sulingjar: 20 menit
Fokus Materi: Penalaran dan Stimulus
Materi TKA SMP 2026 fokus pada dua mata pelajaran utama dengan penekanan pada penalaran, analisis, dan penerapan konsep melalui soal berbasis stimulus (cerita, grafik, atau tabel).
Bahasa Indonesia (Literasi): Menganalisis teks informasi/fiksi untuk menemukan fakta, konsep, serta mengevaluasi opini penulis.
Matematika (Numerasi): Mencakup aljabar, geometri, bilangan, serta interpretasi data (statistika dasar) dalam konteks kehidupan sehari-hari.
Bentuk soal yang akan dihadapi siswa bervariasi, mulai dari pilihan ganda sederhana hingga pilihan ganda kompleks (jawaban benar lebih dari satu).
Fungsi Strategis Hasil TKA
Meski tidak menjadi penentu kelulusan, Sertifikat Hasil TKA (SHTKA) memiliki peran sangat krusial bagi masa depan akademik siswa di Denpasar, di antaranya sebagai:
Jalur Prestasi: Pertimbangan utama seleksi masuk SMA/SMK negeri.
Validator Nilai Rapor: Alat ukur keadilan standar nilai antar satuan pendidikan.
Pemetaan Mutu: Acuan pemerintah dalam mengevaluasi kualitas pendidikan di daerah.
Pihak sekolah dan pemerintah daerah mengimbau para orang tua untuk mendukung kesiapan fisik serta mental anak-anak mereka agar partisipasi dalam TKA 2026 ini membuahkan hasil yang maksimal.***
Editor : Ibnu Yunianto