TABANAN, Radar Bali.id — Dunia pendidikan di Kabupaten Tabanan tengah bersiap melakukan efisiensi besar-besaran. Dinas Pendidikan (Disdik) memastikan tiga Sekolah Dasar (SD) akan segera digabung (regrouping) tahun ini setelah mendapatkan "lampu hijau" dari tokoh masyarakat dan perangkat desa.
Kabid SD Disdik Tabanan, I Made Sukanitra, menjelaskan ada dua alasan krusial di balik kebijakan ini: jumlah siswa yang minim (di bawah 60 orang) dan status tanah adat.
Baca Juga: Kelebihan 447 Ruang Kelas, Disdikpora Klungkung Rencanakan Regrouping SD
Daftar Sekolah yang Akan Digabung:
- SDN 2 Sembung Gede ke SDN 1 Sembung Gede.
- SDN 1 Selabih ke SDN 2 Selabih.
- SDN 2 Tegal Mengkeb ke SDN 1 Tegal Mengkeb.
Sukanitra menekankan bahwa status tanah adat menjadi penghambat utama pembangunan fisik sekolah. Tanpa sertifikat pemerintah, sistem pusat secara otomatis menolak bantuan revitalisasi. "Kita tidak ingin ada sengketa di kemudian hari yang merugikan keuangan negara. Target kami, proses ini tuntas tahun ini tinggal menunggu tanda tangan pimpinan daerah," pungkasnya.[*]
Editor : Hari Puspita