Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

Tiga SD di Tabanan Segera Digabung, Ini Penyebabnya

Juliadi Radar Bali • Rabu, 6 Mei 2026 | 08:12 WIB
Ilustrasi proses belajar mengajar Sekolah Dasar. (gambar digital gemini/radar bali)
Ilustrasi proses belajar mengajar Sekolah Dasar. (gambar digital gemini/radar bali)

TABANAN, Radar Bali.id — Dunia pendidikan di Kabupaten Tabanan tengah bersiap melakukan efisiensi besar-besaran. Dinas Pendidikan (Disdik) memastikan tiga Sekolah Dasar (SD) akan segera digabung (regrouping) tahun ini setelah mendapatkan "lampu hijau" dari tokoh masyarakat dan perangkat desa.

Baca Juga: Mangkrak, Setahun Terbengkalai karena Regrouping, Eks Gedung SDN Blimbingsari Bakal Disulap Jadi Koperasi Desa, Begini Ceritanya

Kabid SD Disdik Tabanan, I Made Sukanitra, menjelaskan ada dua alasan krusial di balik kebijakan ini: jumlah siswa yang minim (di bawah 60 orang) dan status tanah adat.

Baca Juga: Kelebihan 447 Ruang Kelas, Disdikpora Klungkung Rencanakan Regrouping SD

Daftar Sekolah yang Akan Digabung:

Sukanitra menekankan bahwa status tanah adat menjadi penghambat utama pembangunan fisik sekolah. Tanpa sertifikat pemerintah, sistem pusat secara otomatis menolak bantuan revitalisasi. "Kita tidak ingin ada sengketa di kemudian hari yang merugikan keuangan negara. Target kami, proses ini tuntas tahun ini tinggal menunggu tanda tangan pimpinan daerah," pungkasnya.[*]

Editor : Hari Puspita
#regrouping #tabanan #sekolah dasar #sekolah sd #penggabungan sekolah