TABANAN, radarbali.jawapos.com — Politeknik Internasional Bali (PIB) College resmi mengubah arah strategis pendidikan manajemen acara di Indonesia. Momentum penting ini ditandai dengan peluncuran program studi baru, Creative Event Business, yang diresmikan di tengah kemeriahan festival edutainment "Growbalization 2026" di BITDeC ONE Campus, Tabanan, Sabtu (23/5/2026).
Langkah berani ini diambil untuk merespons pesatnya pertumbuhan industri kreatif global yang kini berbasis pada pengalaman (experience-driven economy).
Transformasi dari nama sebelumnya, Event Management, bukan sekadar perubahan kosmetik, melainkan perombakan total kurikulum yang kini mengintegrasikan experience design, industri hiburan, teknologi acara, hingga kewirausahaan berbasis budaya.
Direktur PIB College, Prof. Dr. Ir. Anastasia Sulistyawati, menegaskan bahwa institusinya kini lebih memprioritaskan kualitas lulusan berstandar global ketimbang kuantitas mahasiswa. Di era digital dan globalisasi, kemampuan teknis (hard skills) dinilai tidak lagi cukup.
"Mahasiswa saat ini harus mampu menjadi problem solver, berpikir kritis, dan menghadirkan solusi nyata. Karena itu, kami menggabungkan teori dengan praktik lapangan melalui project-based learning," ujar Prof. Sulis saat sesi doorstop dengan media, 23 Mei 2026.
Prof. Sulis—demikian acap disapa, menambahkan, industri event di Bali memiliki dampak ekonomi yang masif. Kehadiran program Creative Event Business diharapkan dapat mencetak para creative event strategist dan entrepreneur baru yang tidak hanya siap kerja di kancah internasional, tetapi juga mampu menciptakan lapangan kerja sendiri.
Sebagai bukti nyata dari penerapan project-based learning tersebut, mahasiswa PIB College sukses mengarsiteki seluruh rangkaian acara Growbalization 2026.
Festival yang berhasil menyedot sekitar 700 pengunjung ini mengusung konsep edutainment dan menjadi wadah portofolio riil bagi mahasiswa sebelum lulus.
Rangkaian acara puncak pada 23 Mei kemarin dikemas apik dengan berbagai program unggulan:
- Seminar Session (“Break the Fear, Make it Clear”): Menghadirkan pembicara internasional Christian Giacobbe dan Sam Wicahya yang mengupas tuntas seni public speaking.
- PAWrty Run: Aktivitas fun run unik dan inklusif yang menggabungkan gaya hidup sehat dengan rekreasi bersama hewan peliharaan, bekerja sama dengan The Dog Club.
- Music Concert: Panggung selebrasi energi muda yang menampilkan harmoni musik dari Hasta, HarmoniA, dan Not So Koplo.
Berbagi Kebahagiaan hingga "Langit Kesembilan"
Meskipun tajuk utama acara adalah Growbalization, panitia pelaksana menyimpan filosofi mendalam lewat tema internal "Cloud 9". Menurut Monica Setiawan, Project Officer Growbalization 2026, tema ini merepresentasikan harapan agar kebahagiaan dan dampak positif dari acara ini bisa dirasakan hingga ke langit kesembilan.
Aksi nyata tersebut dibuktikan lewat rangkaian kegiatan sosial yang inklusif dan berdampak luas bagi komunitas sejak bulan lalu.
"Kami ingin acara ini empowering, entertaining, dan impactful. Karena itu, rangkaiannya sudah dimulai sejak 25 April lalu dengan aksi donor darah yang mengumpulkan 27 kantong darah, disusul kegiatan Campus Experience untuk siswa SMA pada 8 Mei," papar Monica.
Melalui integrasi antara sektor pariwisata (hospitality), bisnis digital, dan industri kreatif berbasis pengalaman, PIB College sukses membuktikan diri sebagai institusi pendidikan yang adaptif.
Perayaan Dies Natalis ke-9 ini menjadi tonggak sejarah baru bagi kampus dalam mencetak inovator masa depan yang siap menaklukkan ekosistem industri kreatif global.***
Editor : M.Ridwan