DENPASAR, radarbali.jawapos.com – Suasana haru berbaur bangga menyelimuti ballroom Grand Shanti Hotel Denpasar pada Senin (8/6/2026). Sebanyak 87 siswa kelas 6 SD Muhammadiyah 4 Denpasar secara resmi dilepas dalam sebuah prosesi perpisahan yang khidmat, menandai berakhirnya masa dasar dan dimulainya gerbang petualangan baru.
Mengangkat tema besar “From Little Step Big Dreams with Islamic Values”, momentum ini bukan sekadar seremonial perpisahan biasa. Tema ini menjadi penegas komitmen sekolah bahwa langkah-langkah kecil yang dipijak anak-anak hari ini, jika dirawat dengan nilai-nilai keislaman, kelak akan mengantarkan mereka pada impian-impian besar di masa depan.
Prosesi pelepasan berlangsung sangat meriah namun tetap menyentuh hati. Panggung acara diwarnai dengan penyerahan penghargaan bagi para siswa yang menorehkan prestasi, diselingi unjuk kreativitas yang menggemaskan sekaligus memukau dari adik-adik kelas mereka, mulai dari kelas 1 hingga kelas 5.
Apresiasi tinggi datang dari Pengawas Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga (Disdikpora) Kota Denpasar, I Made Suba.
Pada sambutannya, ia memuji konsistensi SD Muhammadiyah 4 Denpasar dalam menjaga mutu pendidikan yang tidak hanya mengejar angka di atas kertas, melainkan juga menanamkan fondasi moral yang kuat.
“Pendidikan yang berkualitas tidak semata-mata ditunjukkan dari capaian akademik, tetapi juga akhlak serta karakter yang dibangun,” ujar I Made Suba di hadapan para wisudawan dan orang tua.
Ia juga mengingatkan para siswa bahwa momen kelulusan ini barulah babak pembuka. “Hari ini kalian dilepas, tetapi sesungguhnya perjalanan baru dimulai. Teruslah belajar dan jangan takut bermimpi besar,” pesannya menyemangati.
Senada dengan hal tersebut, Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kota Denpasar, Tatang Wisnu Wardhana, menitipkan pesan mendalam mengenai pentingnya konsistensi dalam menebar kebaikan sebagai kunci kesuksesan.
“Sekecil apa pun langkah yang dilakukan dengan nilai kebaikan akan menghasilkan sesuatu yang besar. Kalian tidak hanya harus memiliki cita-cita, tetapi juga mampu mewujudkannya,” tegas Tatang dengan penuh optimisme.
Sementara itu, Kepala SD Muhammadiyah 4 Denpasar, Juniardhi Setiawan, tidak dapat menyembunyikan rasa bangganya saat melihat anak-anak didiknya bersiap melangkah ke jenjang yang lebih tinggi. Baginya, bekal enam tahun di sekolah dasar adalah modal awal yang sangat krusial.
“Sekolah dasar hanyalah langkah awal. Teruslah belajar, jaga akhlak, dan bawa nama baik sekolah di mana pun berada,” tutur Wawan—sapaan akrabnya penuh harap.
Di akhir acara, pihak manajemen sekolah juga secara khusus menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi terdalam kepada para orang tua siswa. Kepercayaan dan sinergi yang kokoh antara pihak sekolah dan wali murid selama ini menjadi kunci utama keberhasilan proses pendidikan anak-anak.
Kini, dengan kantong yang sarat akan bekal ilmu, karakter tangguh, dan nilai-nilai spiritual yang telah ditanamkan, 87 lulusan SD Muhammadiyah 4 Denpasar siap menatap masa depan—baik melanjutkan ke jenjang SMP maupun pendidikan berbasis pesantren.***
Editor : M.Ridwan