Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

PPG FKIP Unmas Denpasar Perkuat Kompetensi Guru melalui Workshop Implementasi Pembelajaran Transformatif Berbasis Deep Learning

Rosihan Anwar • Jumat, 12 Juni 2026 | 11:53 WIB
PPG FKIP Universitas Mahasaraswati Denpasar menyelenggarakan PKM di SMP Negeri 7 Denpasar pada Kamis, 4 Juni 2026.
PPG FKIP Universitas Mahasaraswati Denpasar menyelenggarakan PKM di SMP Negeri 7 Denpasar pada Kamis, 4 Juni 2026.

 
 
DENPASAR, radarbali.jawapos.com - Program Studi Pendidikan Profesi Guru (PPG) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Mahasaraswati Denpasar menyelenggarakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) berupa workshop bertajuk “Implementasi Pembelajaran Transformatif Berbasis Deep Learning dalam Meningkatkan Keterampilan Berpikir Tingkat Tinggi” di SMP Negeri 7 Denpasar pada Kamis, 4 Juni 2026. 

Kegiatan ini diikuti oleh sekitar 40 orang guru dan tenaga kependidikan yang antusias mengikuti rangkaian pelatihan dan diskusi yang diselenggarakan.

Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bentuk kontribusi perguruan tinggi dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan, khususnya dalam memperkuat kompetensi guru menghadapi tuntutan pembelajaran abad ke-21. 

Saat ini, peserta didik dituntut tidak hanya menguasai pengetahuan, tetapi juga memiliki kemampuan berpikir kritis, kreatif, komunikatif, kolaboratif, dan mampu memecahkan berbagai permasalahan yang dihadapi dalam kehidupan nyata. 

Oleh karena itu, guru perlu mengembangkan pembelajaran yang mampu mendorong lahirnya keterampilan berpikir tingkat tinggi (Higher Order Thinking Skills/HOTS) pada peserta didik.

Dalam workshop tersebut, peserta memperoleh pemahaman mengenai konsep surface learning dan deep learning, serta bagaimana mengimplementasikan pembelajaran transformatif yang berorientasi pada pengembangan kemampuan berpikir tingkat tinggi. 

Narasumber menjelaskan bahwa pembelajaran mendalam (deep learning) tidak hanya berfokus pada penguasaan materi secara dangkal atau hafalan, tetapi menekankan pemahaman yang lebih mendalam, kemampuan mengaitkan konsep dengan konteks nyata, serta penerapan pengetahuan untuk menyelesaikan berbagai permasalahan.

Peserta juga diperkenalkan pada prinsip-prinsip utama pembelajaran mendalam, yaitu pembelajaran yang berkesadaran, bermakna, dan menggembirakan. 

Pembelajaran berkesadaran mendorong peserta didik memahami apa yang dipelajari dan manfaatnya bagi kehidupan.

Pembelajaran bermakna menghubungkan materi dengan pengalaman nyata sehingga lebih relevan dan mudah dipahami. 

Sementara itu, pembelajaran yang menggembirakan menciptakan suasana belajar yang positif sehingga peserta didik lebih termotivasi untuk belajar dan berani menghadapi tantangan.

Selain pemaparan konsep, workshop juga memberikan berbagai contoh strategi pembelajaran yang sejalan dengan semangat deep learning, seperti Inquiry Learning, Discovery Learning, Problem Based Learning, Project Based Learning berbasis STEAM, pembelajaran kooperatif, simulasi, gallery walk, hingga pemanfaatan teknologi digital dalam pembelajaran. 

Berbagai strategi tersebut diharapkan dapat membantu guru menciptakan pengalaman belajar yang lebih aktif, kontekstual, dan berpusat pada peserta didik.

Kegiatan berlangsung secara interaktif melalui sesi pemaparan materi, diskusi kelompok, refleksi, serta penyusunan ide dan rancangan pembelajaran yang dapat diterapkan langsung di kelas.

Para peserta terlihat aktif berbagi pengalaman dan mendiskusikan berbagai tantangan yang selama ini dihadapi dalam menerapkan pembelajaran yang mampu mengembangkan kemampuan berpikir tingkat tinggi siswa.

Melalui kegiatan PKM ini, Program Studi PPG FKIP Universitas Mahasaraswati Denpasar berharap para guru dapat mengimplementasikan pembelajaran transformatif berbasis deep learning secara lebih efektif di sekolah masing-masing.

Dengan demikian, proses pembelajaran tidak hanya berorientasi pada pencapaian akademik semata, tetapi juga mampu membentuk peserta didik yang kritis, kreatif, adaptif, dan siap menghadapi berbagai tantangan di masa depan.

 

Editor : Rosihan Anwar
#pkm unmas denpasar #ppg fkip unmas denpasar #fkip unmas denpasar