Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

Kenalkan Pembelajaran Reflektif, Prodi S1 Pendidikan Bahasa Inggris FKIP Unmas Denpasar Tingkatkan Critical Thinking Skill siswa di SMP Negeri 9 Denpasar

Admin Radar Bali • Senin, 15 Juni 2026 | 11:16 WIB
Program Studi S1 Pendidikan Bahasa Inggris, FKIP, Universitas Mahasaraswati Denpasar, saat PkM di SMP Negeri 9 Denpasar.
Program Studi S1 Pendidikan Bahasa Inggris, FKIP, Universitas Mahasaraswati Denpasar, saat PkM di SMP Negeri 9 Denpasar.

 

DENPASAR, radarbali.jawapos.com – Program Studi S1 Pendidikan Bahasa Inggris, FKIP, Universitas Mahasaraswati Denpasar, kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung peningkatkan kualitas pendidikan melalui kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) yang dilaksanakan di SMP Negeri 9 Denpasar.

Kegiatan ini mengusung tema ”Penguatan Deep Learning dalam Pembelajaran Bahasa Inggris Kritis, Reflektif, dan Berbasis Budaya Lokal di SMP Negeri 9 Denpasar”. 

Kegiatan ini menjadi wadah kolaborasi antara perguruan tinggi dan sekolah dalam menghadirkan pembelajaran yang lebih bermakna dan relevan dengan kebutuhan peserta didik saat ini.

Melalui pendekatan deep learning, guru dan siswa diajak untuk membangun proses belajar yang tidak hanya berfokus pada penguasaan materi, tetapi juga mendorong kemampuan berpikir kritis, reflektif, dan menghargai budaya lokal sebagai bagian dari identitas mereka. 

Salah satu topik yang diangkat dalam kegiatan ini adalah ”Pendampingan Strategi Pembelajaran Reflektif untuk Meningkatkan Critical Thinking Skill Siswa di SMP Negeri 9 Denpasar”.

Kegiatan diawali dengan pelatihan mengenai strategi pembelajaran reflektif yang dapat diterapkan untuk membantu siswa mengembangkan kemampuan berpikir kritis. 

Melalui berbagai aktivitas dan diskusi, peserta diajak memahami bagaimana refleksi dapat menjadi sarana untuk mengevaluasi proses belajar sekaligus meningkatkan kualitas pembelajaran yang mereka jalani. 

Setelah sesi pelatihan, kegiatan dilanjutkan dengan pendampingan yang memberikan kesempatan kepada peserta untuk mempraktikan strategi pembelajaran reflektif secara langsung.

Pendampingan ini bertujuan untuk membantu siswa mengenali kekuatan dan tantangan dalam proses belajar mereka, sehingga mampu menentukan langkah-langkah yang lebih efektif untuk mencapai hasil belajar yang optimal. 

Salah satu narasumber kegiatan, Dewa Gede Agung Gana Kumara, S.Pd., M.Pd., menjelaskan bahwa pembelajaran reflektif merupakan salah satu cara untuk membantu siswa menjadi pembelajar yang lebih mandiri dan sadar terhadap proses belajar yang mereka lakukan.

”Melalui materi ini, kami mengajak siswa untuk merefleksikan pembelajaran yang telah mereka terima dari guru. 

Dengan melakukan refleksi, siswa dapat mengevaluasi cara belajar mereka sendiri, mengenali hal-hal yang perlu diperbaiki, dan menemukan strategi yang lebih efektif untuk meningkatkan prestasi belajar," jelasnya. 

Berdasarkan hasil observasi selama kegiatan berlangsung, para narasumber mengamati bahwa banyak siswa baru menyadari pentingnya refleksi dalam pembelajaran.

Oleh karena itu, para narasumber berharap materi yang diberikan dapat menjadi bekal bagi siswa untuk terus mengembangkan diri dan memperoleh hasil belajar yang lebih optimal. 

”Kami berharap apa yang diberikan hari ini dapat memperdalam kemampuan refleksi siswa yang berikutnya berdampak pada peningkatan kemampuan berpikir kritis siswa sehingga siswa mampu mencapai hasil yang maksimal dalam pembelajaran,” tambah Luh Ketut Sri Widhiasih, S.Pd., M.Pd., sebagai narasumber pendamping. 

Antusiasme peserta terlihat sepanjang kegiatan berlangsung. Salah satu siswa peserta, Ni Putu Gisela Dian Kusuma, mengungkapkan bahwa kegiatan tersebut memberikan pengalaman belajar yang menarik sekaligus menambah wawasan baru dalam proses pembelajaran.

Menurutnya, materi yang disampaikan membantu siswa memahami pentingnya melakukan refleksi untuk mengevaluasi proses pembelajaran yang telah dilakukan. 

”Kegiatan ini sangat bermanfaat dan menyenangkan. Saya mendapatkan banyak pengetahuan baru, terutama tentang pentingnya refleksi untuk membantu memahami materi yang sulit.

Saya berharap kegiatan seperti ini dapat dilaksanakan kembali agar semakin banyak siswa yang memperoleh manfaat”, ungkapnya. 

Secara keseluruhan, kegiatan ini menjadi wujud komitmen Program Studi S1 Pendidikan Bahasa Inggris FKIP Universitas Mahasaraswati Denpasar dalam mendukung pembelajaran yang lebih aktif, kritis, reflektif, dan bermakna bagi siswa.

Tim PkM program studi berharap sinergi serupa dapat terus dilakukan untuk meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia.

 

 

Editor : Rosihan Anwar
#prodi pendidikan bahasa inggris fkip unmas denpasar #PKM #fkip unmas denpasar #unmas denpasar