Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

Menteri AHY Siapkan Anggaran Rp 4 Triliun untuk Bangun 1.400 Madrasah

Dhian Harnia Patrawati • Kamis, 25 Juni 2026 | 15:54 WIB
Menko AHY saat meninjau renovasi Ponpes Al-Khoziny di Sidoarjo.
Menko AHY saat meninjau renovasi Ponpes Al-Khoziny di Sidoarjo.

 

RADAR BALI - Pemerintah terus berkomitmen meningkatkan kualitas sarana pendidikan keagamaan di tanah air. Langkah nyata ini diwujudkan melalui program renovasi dan revitalisasi terhadap sekitar 1.400 madrasah di berbagai daerah dengan total anggaran mencapai Rp 4 triliun.

Informasi tersebut disampaikan oleh Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) saat melakukan peninjauan di Pondok Pesantren Al-Khoziny, Kecamatan Buduran, Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur, Selasa (23/6).

Menurut Menko AHY, program ini merupakan bagian integral dari strategi nasional untuk memperkuat kualitas sumber daya manusia (SDM) Indonesia melalui penyediaan fasilitas pendidikan yang lebih aman dan layak. Investasi pada infrastruktur pendidikan dinilai sebagai investasi jangka panjang yang krusial bagi masa depan bangsa.

Terkait program nasional revitalisasi 1.400 madrasah, Menko AHY memaparkan bahwa kondisi fisik sekolah keagamaan yang menjadi target di seluruh Indonesia sangat bervariasi, mulai dari kerusakan sedang hingga berat.

Oleh karena itu, pemerintah menerapkan pendekatan spesifik yang disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing sekolah agar penyaluran anggaran Rp4 triliun menjadi lebih efektif.

“Kami terus mengawal renovasi madrasah di seluruh Indonesia. Jumlahnya sekitar 1.400 madrasah di berbagai tingkatan. Ada yang rusaknya berat, ada yang rusaknya sedang. Semuanya kita coba lakukan perbaikan,” ujar Menko AHY.

AHY menekankan kualitas pendidikan tidak sekadar bertumpu pada kurikulum dan kompetensi tenaga pengajar. Lingkungan belajar yang aman, sehat, dan kondusif memegang peranan yang sama pentingnya.

Selain berfokus pada kekuatan struktur bangunan, proyek revitalisasi ini secara ketat memastikan ketersediaan sarana penunjang yang mendasar, seperti sistem sanitasi higienis dan akses air bersih yang memadai bagi para siswa dan santri.

Progres Revitalisasi di Kompleks Al-Khoziny Capai 50 Persen

Kunjungan Menko AHY ke lokasi ini juga ditujukan untuk memantau langsung proyek pembangunan kembali kompleks Al-Khoziny yang sempat terdampak musibah ambruknya struktur bangunan musala beberapa waktu lalu.

Pemerintah pusat mengalokasikan anggaran khusus sekitar Rp 122 miliar melalui APBN untuk membangun infrastruktur baru yang lebih representatif, kokoh, dan memenuhi standar keselamatan tinggi.

Menko AHY mengungkapkan bahwa progres fisik proyek yang dikerjakan oleh Kementerian Pekerjaan Umum ini berjalan sangat positif. 

“Saat ini progresnya sudah lebih dari 50 persen. Semoga pembangunan Pondok Pesantren Al-Khoziny ini dapat segera dituntaskan dan membawa keberkahan bagi para santri maupun masyarakat sekitar,” kata Menko AHY.

Proyek pembangunan kembali ini mencakup tiga fasilitas utama yang terintegrasi, yakni gedung asrama santri yang dirancang sebagai hunian yang sehat untuk menampung sekitar 830 hingga 850 santri serta sebagian tenaga pengajar.

Masjid Empat Lantai diproyeksikan menjadi pusat peribadatan baru dengan kapasitas jamaah mencapai 1.200 orang serta gedung pendidikan yang menyediakan ruang-ruang kelas modern yang aman dengan kapasitas ideal sekitar 30 santri per kelas untuk mengoptimalkan proses belajar mengajar.

Pondok Pesantren Al-Khoziny yang ditinjau oleh Menko AHY merupakan salah satu institusi pendidikan Islam legendaris di Jawa Timur. Didirikan pada tahun 1927 oleh KHR. Khozin Khoiruddin pesantren ini telah berusia hampir satu abad. Saat ini, kepengasuhan pesantren diteruskan oleh KH. Abdussalam Mujib.***

 

Editor : Ibnu Yunianto
#Ponpes Al-Khoziny Sidoarjo #Revitalisasi Madrasah #Kementerian Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan #infrastruktur pendidikan #Menko AHY