Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

Wow! Calon Peserta Didik Baru SMA/SMK Serbu Jalur Domisili, Hari Pertama Capai 3.351 Pendaftar, Cek Kuota!

Ni Kadek Novi Febriani • Kamis, 2 Juli 2026 | 05:20 WIB
CEK KUOTA: Ilustrasi Pendaftaran Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) jSMA/SMK Negeri jalur domisili di Bali mulai membeludak. (aI GEMINI/radarbali.id)
CEK KUOTA: Ilustrasi Pendaftaran Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) jSMA/SMK Negeri jalur domisili di Bali mulai membeludak. (aI GEMINI/radarbali.id)

DENPASAR, radarbali.jawapos.com - Minat untuk masuk sekolah negeri khususnya SMA/SMK di Bali masih sangat favorit. Buktinya, jumlah calon peserta didik baru yang mendaftar melalui jalur domisili melonjak dibandingkan jalur sebelumnya yaitu TKA (tes kemampuan akademik). 

Pendaftaran Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahap II jenjang SMA/SMK Provinsi Bali melalui jalur domisili ini mulai dibuka pada Selasa (30/6/2026).

Hingga hari pertama pendaftaran pada pukul 18.30 WITA, jumlah pendaftar telah mencapai 3.351 peserta.

​Kepala UPTD Balai Pengembangan Teknologi Pendidikan (BP Tekdik) Disdikpora Bali, I Komang Agus Kariasa, saat dikonfirmasi pada Selasa (30/6/2026) malam menyatakan, dari jumlah tersebut, pendaftar jenjang SMA tercatat sebanyak 2.511 calon murid.

Rinciannya meliputi jalur Domisili (Sekolah dengan Perjanjian) sebanyak 5 orang, Domisili (Krama Desa Adat) 301 orang, dan Domisili (Kependudukan) 2.205 orang.

Baca Juga: Jadwal PKB ke-48, Hari Ini, Kamis, 2 Juli 2026

​Sementara itu, pada jenjang SMK terdapat 840 pengajuan pendaftaran, yang terdiri dari jalur Domisili (Sekolah dengan Perjanjian) sebanyak 19 orang, Domisili (Krama Desa Adat) 152 orang, dan Domisili (Kependudukan) 669 orang.

"Jalur Kependudukan menjadi yang paling banyak diminati dengan total 2.874 pendaftar. Disusul oleh jalur Krama Desa Adat sebanyak 453 pendaftar, serta jalur Domisili (Sekolah dengan Perjanjian) sebanyak 24 pendaftar," imbuhnya.

​Lebih lanjut, ia mengimbau kepada para calon murid dan orang tua untuk memanfaatkan waktu pendaftaran dengan sebaik-baiknya.

Pastikan seluruh persyaratan administrasi telah diunggah secara lengkap agar proses verifikasi dapat berjalan lancar.

 Baca Juga: Prediksi Cuaca Bali, Hari Ini Kamis (2/7/2026) : Hujan Ringan di Sejumlah Titik

​SPMB Tahap II dari jalur domisili ini berlangsung mulai 30 Juni hingga 2 Juli 2026.

Setelah pendaftaran ditutup, tahapan dilanjutkan dengan proses verifikasi yang berlangsung hingga 8 Juli 2026. Sedangkan hasil seleksi akan diumumkan pada 9 Juli 2026.

​Penilaian jalur domisili tidak berbeda sama dengan empat tahapan penilaian. Tahap pertama dilakukan melalui verifikasi kesesuaian administrasi peserta. 

Selanjutnya, calon peserta didik akan diperingkat berdasarkan gabungan nilai Tes Kemampuan Akademik (TKA) dan nilai rapor, dengan bobot masing-masing sebesar 50 persen.

​Jika terdapat peserta yang memiliki nilai akhir sama, penentuan peringkat akan dilakukan berdasarkan jarak terdekat antara alamat tempat tinggal dengan sekolah tujuan, yang dihitung menggunakan metode jarak udara.

"Jika masih terjadi kesamaan jarak, maka prioritas akan diberikan kepada peserta yang berusia lebih tua," tandasnya.***

Editor : M.Ridwan
#spmb 2026 #sma dan smk di bali #Pendaftaran Sistem Penerimaan Murid Baru #jalur domisili