Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

Jalur Mutasi SPMB SMP Negeri di Denpasar Sisa Ratusan Kursi, Kuota Langsung Dialihkan ke Jalur Domisili

Adrian Suwanto • Kamis, 2 Juli 2026 | 09:54 WIB
Ilustrasi SMPN 14 Denpasar (Adrian Suwanto/Radar Bali)
Ilustrasi SMPN 14 Denpasar (Adrian Suwanto/Radar Bali)

DENPASAR, Radar Bali.id - Hasil kelulusan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) jenjang SMP Negeri khusus untuk jalur mutasi resmi diumumkan pada hari Rabu (1/7/2026).

Baca Juga: SPMB SMA Bali 2026: Pendaftaran Jalur Domisili Ditutup Hari Ini, 11 SMAN Sepi Peminat

Meskipun kuota yang disediakan oleh panitia terbilang sangat terbatas—yakni hanya sebesar 5 persen dari total keseluruhan daya tampung—jalur yang diperuntukkan bagi perpindahan tugas orang tua atau wali murid ini ternyata masih menyisakan ratusan bangku kosong.

Baca Juga: SPMB SMA/SMK Bali 2026: Besok Jalur Zonasi Ditutup, Cek Kuota SMA dan Syarat Berkas Terbaru

Ketua Panitia SPMB Dinas Pendidikan, Kepemudaan, dan Olahraga (Disdikpora) Kota Denpasar, Ngakan Made Samudra memaparkan, total pendaftar yang memperebutkan jalur mutasi ini tercatat sebanyak 293 siswa. Namun, setelah tim panitia melakukan proses verifikasi dan seleksi ketat di masing-masing sekolah, hanya sedikit yang dinyatakan lolos.

"Siswa yang memenuhi syarat administrasi dan dinyatakan lolos seleksi tercatat hanya sebanyak 150 orang. Mereka kini tersebar di 17 SMP negeri di Kota Denpasar," jelas Ngakan Made Samudra pada hari Rabu (1/7/2026).

Dengan demikian, sebanyak 143 siswa pendaftar lainnya terpaksa dinyatakan gugur karena tidak memenuhi kriteria penugasan mutasi yang valid.

Jika mengacu pada total regulasi daya tampung jalur mutasi sebesar 5 persen, kuota yang disediakan sejatinya berjumlah 298 kursi. Karena jumlah siswa yang lolos hanya 150 orang, otomatis jalur mutasi menyisakan 148 kuota kosong. Demi efisiensi, sisa kuota yang tidak terpakai ini dipastikan akan langsung dialihkan untuk menambah daya tampung di Jalur Domisili.

Di sisi lain, Kepala Disdikpora Kota Denpasar, AA Gde Wiratama menerangkan bahwa secara akumulatif, SPMB tingkat SMP Negeri di Kota Denpasar tahun ajaran ini menyediakan total daya tampung sebanyak 5.960 siswa yang terbagi ke dalam 149 rombongan belajar (kelas).

Daya tampung jumbo tersebut didistribusikan ke dalam empat jalur utama. Pertama, Jalur Domisili mendapat porsi terbesar dengan kuota 40 persen atau setara 2.379 siswa. Kedua, Jalur Afirmasi disediakan kuota sebesar 20 persen atau menampung 1.192 siswa.

Ketiga, Jalur Prestasi dengan porsi kuota 35 persen. Jalur prestasi ini dipecah lagi ke dalam kategori akademik sebesar 10 persen atau 596 siswa (terdiri dari umum 5 persen atau 298 siswa dan TKA 5 persen atau 298 siswa).

Ada pula kategori non-akademik sebesar 25 persen dengan pembagian mencakup prestasi olahraga 10 persen (596 siswa), seni 5 persen (298 siswa), Pesta Kesenian Bali 5 persen (298 siswa), Bahasa Bali 2 persen (117 siswa), Utsawa Dharma Gita 1 persen (62 siswa), Puja Tri Sandya 1 persen (62 siswa), dan pramuka 1 persen (62 siswa). Sementara jalur penutup adalah Jalur Mutasi sebesar 5 persen atau 298 siswa.[*]

Editor : Hari Puspita
#smp #sekolah favorit #kuota siswa #jalur domisili #spmb