KARANGASEM, Radar Bali.id – Setelah sempat viral akibat kondisi bangunan sekolah yang terancam ambles, pihak sekolah SMP Negeri 3 Bebandem memastikan aktivitas belajar mengajar (KBM) tetap berjalan normal.
Kepala Sekolah SMP Negeri 3 Bebandem I Made Wijana mengungkapkan, sebanyak 106 siswa yang saat ini terdaftar di sekolah tersebut semuanya tertampung. Ia menepis isu yang beredar terkait pemberlakuan double shift buntut dua bangunan yang kini tak difungsikan akibat retakan pada lantai.
”Kami tidak memberlakukan double shift. Untuk keseluruhan siswa dan aktivitas belajar mengajar berjalan normal. Semua murid tertampung,” ujarnya pada Minggu (26/7/2026).
Dia menyebut, meski dua bangunan kondisinya mengkhawatirkan dan tidak lagi digunakan untuk KBM, masih ada beberapa ruangan lain yang bisa difungsikan secara optimal.
”Dua ruangan yang kini tidak terpakai demi alasan keselamatan kami pergunakan untuk menyimpan barang-barang yang tidak terpakai,” jelasnya.
Hingga saat ini, proses belajar mengajar di sekolah tersebut dipastikan berjalan lancar. Sebelumnya, SMP Negeri 3 Bebandem sempat menjadi sorotan akibat lokasinya terancam ambles pascamuncul retakan. Terkikisnya tanah di areal sekolah tersebut disebabkan oleh guyuran hujan deras yang terus-menerus terjadi. Komisi VI DPRD Karangasem bahkan telah turun langsung mengecek lokasi dan mendorong agar perbaikan sekolah segera dijadikan prioritas. [*]
Editor : Hari Puspita
Sumber : Radar Bali