DENPASAR, radarbali.jawapos.com – Yudisium bukan tanda berhenti belajar. Pelepasan bukan tanda berhenti berpikir. Wisuda bukan tanda berhenti berkreativitas.
Hal tersbut diungkapkan Dekan Fakultas Bahasa dan Seni (FBS) Universitas PGRI Mahadewa Indonesia (UPMI) Bali, Dr. I Made Sujaya, S.S., M.Hum. saat pelepasan Sarjana dan Magister tahun akademik 2025/2026, Rabu (5/8).
Dr. Sujaya juga menyampaikan arah baru pendidikan tinggi yang lebih adaptif terhadap perkembangan zaman, termasuk melalui penguatan kompetensi lulusan dan pengembangan tugas akhir nonskripsi.
Disampaikan, dunia kerja saat ini telah berubah. Gelar akademik tetap penting, tetapi tidak lagi menjadi satu-satunya penentu keberhasilan seseorang.
“Kemampuan berpikir kritis, kreativitas, pengalaman, portofolio, serta kompetensi praktis kini menjadi nilai tambah yang semakin diperhitungkan. Perkembangan Artificial Intelligence (AI) justru semakin menegaskan pentingnya kemampuan manusia dalam berpikir, menganalisis, dan mengambil keputusan.
Ketika mesin semakin mudah menghasilkan jawaban, manusia justru semakin membutuhkan kemampuan menentukan pertanyaan mana yang layak diajukan dan jawaban mana yang layak dipercaya," paparnya.
Ditambahkan, FBS UPMI Bali terus mengembangkan pembelajaran yang tidak hanya berorientasi pada penguasaan teori, tetapi juga pembentukan karakter melalui tiga nilai utama fakultas, yakni kritis, kreatif, dan humanis.
Ketiga nilai tersebut diharapkan menjadi identitas lulusan ketika memasuki dunia profesional maupun kehidupan bermasyarakat.
Komitmen tersebut juga diwujudkan melalui kebijakan tugas akhir yang lebih fleksibel. Tahun ini FBS kembali meluluskan mahasiswa melalui jalur tugas akhir nonskripsi dan nontesis berupa proyek inovatif sesuai bakat, minat, serta capaian pembelajaran masing-masing program studi.
“Tugas akhir nonskripsi bukan berarti skripsi atau tesis sudah tidak relevan, melainkan menjadi alternatif yang memberikan ruang lebih luas bagi mahasiswa untuk menunjukkan kompetensinya melalui karya nyata,” tegasnya.
Dalam kesempatan itu, FBS juga melepas 62 calon wisudawan yang terdiri atas 6 lulusan Program Magister Pendidikan Bahasa Indonesia, 15 lulusan Pendidikan Bahasa Indonesia dan Daerah, 32 lulusan Pendidikan Seni Drama, Tari, dan Musik, serta 9 lulusan Pendidikan Seni Rupa. Mereka selanjutnya akan mengikuti wisuda tingkat universitas, 18 Agustus mendatang. (kal)
Editor : Rosihan Anwar