Mendukung Upaya Pelestarian Lingkungan: Tim KKN-PPM Arunika Karangasem UGM dan Tim PMM Universitas Warmadewa Tanam 100 Bibit Pohon Buah Nangka dan Beringin, Didukung oleh Dinas Lin

Admin Radar Bali • Dipublikasikan Jumat, 7 Agustus 2026 | 17:36 WIB
Proses penanaman bibit pohon nangka dan beringin di Banjar Liligundi, Desa Bebandem oleh mahasiswa KKN-PPM Universitas Gadjah Mada dan Universitas Warmadewa.
Proses penanaman bibit pohon nangka dan beringin di Banjar Liligundi, Desa Bebandem oleh mahasiswa KKN-PPM Universitas Gadjah Mada dan Universitas Warmadewa.

 

KARANGASEM, radarbali.jawapos.com - Mahasiswa KKN-PPM Universitas Gadjah Mada (UGM) dari Unit Desa Bebandem, Kabupaten Karangasem, Bali menyelenggarakan upaya konservasi lingkungan melalui kegiatan “Plant for Future” pada (12/7). 

Kegiatan ini merupakan salah satu bentuk kontribusi dalam mendukung upaya penghijauan dan pelestarian lingkungan melalui penanaman 50 bibit pohon buah di Banjar Liligundi, Desa Bebandem, Kecamatan Bebandem, Kabupaten Karangasem.

Bibit yang ditanam terdiri atas 50 bibit pohon nangka sebagai tanaman Multi Purpose Tree Species (MPTS) dan 50 bibit pohon beringin sebagai tanaman konservasi yang berperan dalam mendukung fungsi ekologis lingkungan.

Proses penanaman bibit pohon nangka dan beringin di Banjar Liligundi, Desa Bebandem oleh mahasiswa KKN-PPM Universitas Gadjah Mada dan Universitas Warmadewa.
Proses penanaman bibit pohon nangka dan beringin di Banjar Liligundi, Desa Bebandem oleh mahasiswa KKN-PPM Universitas Gadjah Mada dan Universitas Warmadewa.

 

Kegiatan “Plant for Future” ini berkolaborasi dengan Tim KKN PMM Universitas Warmadewa, didukung oleh Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Kabupaten Karangasem, serta melibatkan masyarakat setempat sebagai wujud kolaborasi berbagai pihak dalam menjaga kelestarian lingkungan.

Bibit tanaman yang digunakan dalam kegiatan ini juga disediakan oleh Persemaian G20 Suwung sebagai bentuk dukungan terhadap upaya rehabilitasi lingkungan dan peningkatan tutupan hijau.

Inisiatif ini menjadi bagian dari komitmen bersama untuk meningkatkan tutupan hijau, penyediaan pangan lokal, dan mendorong keberlanjutan lingkungan.

Serta memperkuat sinergi antara mahasiswa, pemerintah, dan masyarakat dalam mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs), khususnya SDG 15 (Ekosistem Daratan) dan SDG 17 (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan). 

Kegiatan ini menjadi salah satu upaya untuk menjawab permasalahan lingkungan yang ditemukan saat tahap observasi desa, yaitu berkurangnya titik sumber mata air di Desa Bebandem.

Permasalahan tersebut disampaikan oleh Kepala Desa Bebandem sebagai salah satu perhatian utama yang perlu ditangani melalui upaya konservasi lingkungan.

Rizky Fauzy, mahasiswa KKN-PPM UGM dari Program Studi Pengelolaan Hutan, Sekolah Vokasi, Departemen Teknologi Hayati dan Veteriner, menjelaskan bahwa penanaman pohon beringin dipilih karena memiliki nilai ekologis yang tinggi sebagai tanaman konservasi.

"Pohon beringin memiliki sistem perakaran yang kuat dan luas sehingga mampu meningkatkan infiltrasi air ke dalam tanah, memperkuat struktur tanah, serta membantu menjaga ketersediaan air tanah.

Karakteristik inilah menjadikan pohon beringin berperan penting dalam melindungi daerah resapan air dan mendukung kelestarian sumber mata air," jelas Rizky. 

Dukungan terhadap kegiatan Plant for Future juga disampaikan oleh Rektor Universitas Warmadewa, Prof. Dr. Ir. I Gede Suranaya Pandit, M.P. Beliau mengapresiasi kolaborasi yang terjalin dalam mendukung upaya konservasi lingkungan.

“Plant for Future merupakan bentuk kolaborasi positif dalam mendukung konservasi lingkungan.

Kegiatan ini menunjukkan kontribusi nyata mahasiswa dalam memberikan manfaat berkelanjutan bagi masyarakat dan lingkungan,” ujar Prof. Dr. Ir. I Gede Suranaya Pandit, M.P. . 

Kegiatan Plant for Future menjadi bentuk nyata kontribusi mahasiswa bersama masyarakat dan pemangku kepentingan dalam mendukung konservasi lingkungan di Desa Bebandem.

Melalui penanaman pohon, kegiatan ini diharapkan dapat membantu menjaga ketersediaan sumber air, serta mendukung terciptanya lingkungan yang lebih lestari.

Kolaborasi yang telah terbangun diharapkan dapat terus berkembang sebagai langkah bersama menuju lingkungan yang hijau dan berkelanjutan. (Penulis/Editor: Sabrinayla Putri Zwichika, Sumber/Foto: Tim KKN-PPM Arunika Karangasem, Bali)

Editor : Rosihan Anwar
unwar kkn ugm