Program PkM, Akademisi Undiksha Dorong Pemanfaatan Sorgum Desa Panji untuk Cegah Anemia

Admin Radar Bali • Dipublikasikan Kamis, 13 Agustus 2026 | 14:48 WIB
PkM Akademisi Undiksha di Desa Panji, Kabupaten Buleleng.
PkM Akademisi Undiksha di Desa Panji, Kabupaten Buleleng.

 

SINGARAJA, radarbali.jawapos.com — Pemanfaatan potensi sorgum di Desa Panji, Kabupaten Buleleng, sebagai pangan lokal bernilai gizi sekaligus memiliki peluang ekonomi, didorong oleh Akademisi Universitas Pendidikan Ganesha (Undiksha). 

Upaya tersebut dilakukan melalui program Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) bertajuk “Optimalisasi Kapasitas Kelompok Wanita Tani dalam Diversifikasi Pangan Lokal Sorgum Kaya Zat Besi untuk Pencegahan Anemia.”

Program yang diketuai Anjar Tri Astuti ini melibatkan Kelompok Wanita Tani (KWT) sebagai mitra. Dalam pelaksanaannya, bersama tim Luh Ari Arini, Rahutama Attidira, serta mahasiswa Kebidanan Fakultas Kedokteran (FK) Undiksha memberikan pendampingan mulai dari literasi gizi, pengolahan sorgum, hingga penguatan kapasitas usaha.

Dalam aspek gizi, peserta mendapatkan edukasi mengenai anemia, kebutuhan zat besi, serta potensi sorgum sebagai bahan pangan lokal yang dapat dikembangkan untuk mendukung pemenuhan gizi keluarga.

“Pencegahan anemia perlu dilakukan melalui pendekatan yang dekat dengan kehidupan masyarakat.

Salah satunya dengan mengoptimalkan pangan lokal yang tersedia dan mengolahnya menjadi produk yang mudah diterima oleh keluarga,” ujar Anjar.

Pendampingan kemudian dilanjutkan dengan pelatihan diversifikasi olahan sorgum menjadi snack sehat dan produk pangan fungsional.

Peserta juga dibekali pengetahuan mengenai pengemasan, pengelolaan usaha, dan strategi pemasaran.

Pengembangan sorgum di Desa Panji menjadi bagian penting dalam program ini karena potensi pangan lokal tersebut diarahkan tidak hanya untuk konsumsi, tetapi juga menjadi produk bernilai tambah.

Melalui keterlibatan akademisi, potensi yang ada di masyarakat diharapkan dapat dikembangkan dengan pendekatan berbasis pengetahuan dan inovasi.

Program ini sekaligus menjadi bentuk kontribusi Undiksha dalam mewujudkan kampus berdampak.

Pengetahuan dan keterampilan akademisi diterapkan langsung untuk menjawab kebutuhan masyarakat, sekaligus mendorong pemanfaatan potensi lokal secara berkelanjutan.

Program ini diharapkan dapat dilanjutkan secara mandiri dengan memperhatikan kualitas, keamanan pangan, kebutuhan konsumen, dan keberlanjutan usaha. (dap)

Editor : Rosihan Anwar
PKM Undiksha Buleleng