PkM PMP: Undiksha Hadirkan “Esteem-Zone”, Inovasi Pembelajaran Humanistik untuk Perkuat Kepercayaan Diri Siswa

Admin Radar Bali • Dipublikasikan Rabu, 19 Agustus 2026 | 11:44 WIB
Rangkaian kegiatan PkM PMP Undiksha dilaksanakan di SD Negeri 1 Bungkulan pada 12 Agustus 2026. 
Rangkaian kegiatan PkM PMP Undiksha dilaksanakan di SD Negeri 1 Bungkulan pada 12 Agustus 2026. 

 

BULELENG, radarbali.jawapos.com – Universitas Pendidikan Ganesha (Undiksha) menghadirkan inovasi pembelajaran Matematika-Pancasila berbasis humanistik dan teknologi reflektif bagi guru dan siswa di Gugus IV Kecamatan Sawan, Kabupaten Buleleng.

Program ini dirancang untuk menjawab persoalan kepercayaan diri siswa sekaligus memperkuat kapasitas guru dalam menghadirkan pembelajaran yang inklusif, suportif, dan berorientasi pada proses.

Inisiatif ini merupakan bagian dari Program Pengabdian kepada Masyarakat skema Pemberdayaan Masyarakat Pemula (PMP) Tahun Anggaran 2026, yang didanai Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (DPPM), Direktorat Jenderal Riset dan Pengembangan, Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi.

Program ini menjadi wujud semangat Diktisaintek Berdampak melalui penerapan pengetahuan dan inovasi perguruan tinggi untuk menjawab kebutuhan nyata masyarakat.

Tim pelaksana terdiri atas Raphita Yanisari Silalahi, M.Sc. sebagai ketua, I Wayan Budiarta, M.Pd., serta dr. Ida Ayu Diah Purnama Sari, Sp.DVE., FINDSV.

Ketua tim, Raphita Silalahi menjelaskan pelaksanaan program berangkat dari hasil analisis situasi yang menunjukkan sebagian siswa masih menghadapi persoalan kepercayaan diri dalam pembelajaran.

Kondisi tersebut dapat memengaruhi keberanian menyampaikan pendapat, mencoba menyelesaikan persoalan, dan mengembangkan kemampuan pemecahan masalah.

Di sisi lain, guru membutuhkan penguatan kompetensi untuk mengintegrasikan teknologi, karakter, dan pendekatan humanistik dalam pembelajaran.

Sebagai solusi, tim Undiksha menghadirkan model pembelajaran Matematika-Pancasila humanistik berbantuan teknologi reflektif.

Pendekatan ini memadukan kemampuan berpikir logis dan pemecahan masalah dengan nilai-nilai Pancasila, seperti gotong royong, tanggung jawab, dan keberanian berpendapat.

“Pembelajaran tidak seharusnya hanya mengejar jawaban benar dan hasil akhir. Anak juga perlu diberikan ruang untuk berpendapat, mencoba, melakukan refleksi, dan menghargai proses belajarnya,” ujarnya, Selasa (18/8/2026)

Implementasi program dilakukan melalui pendidikan dan pelatihan, pendampingan, workshop, serta penerapan Lesson Study bagi guru di Gugus IV Bungkulan. 

Salah satu rangkaian kegiatan dilaksanakan di SD Negeri 1 Bungkulan pada 12 Agustus 2026. 

Untuk menjaga keberlanjutan program, tim juga mengembangkan “Esteem-Zone”, ruang belajar tematik sekaligus laboratorium mini yang dilengkapi perangkat dan panduan pembelajaran inovatif.

Ruang ini dirancang untuk mendorong siswa belajar lebih percaya diri, berani mencoba, berdiskusi, berefleksi, dan mengembangkan kemampuan pemecahan masalah. 

Esteem-Zone sekaligus menjadi wadah bagi guru untuk menerapkan praktik pembelajaran yang telah diperoleh.

Melalui inovasi ini, dampak program diharapkan tidak berhenti pada pelatihan, tetapi berlanjut dalam praktik pembelajaran sehari-hari.

Program tersebut menjadi langkah konkret Undiksha dalam membangun ekosistem pembelajaran yang lebih humanistik dan berkelanjutan, sekaligus memperkuat implementasi Diktisaintek Berdampak melalui peningkatan kapasitas guru, self-esteem siswa, kemampuan pemecahan masalah, dan kualitas pembelajaran di sekolah mitra.

Kegiatan dibuka oleh Koordinator Wilayah Disdikpora Kecamatan Sawan, Desak Putu Parwati Santi, M.Pd., didampingi Ketua Gugus IV sekaligus Kepala SD Negeri 1 Bungkulan, Nyoman Didik Sudarmawan, S.Pd., M.Pd. Ia mengapresiasi inisiatif Undiksha yang menghadirkan inovasi pembelajaran langsung ke sekolah.

Menurutnya, program tersebut memberikan manfaat bagi guru sekaligus membuka ruang bagi sekolah untuk mengembangkan pembelajaran yang lebih sesuai dengan kebutuhan siswa. (dap)

Editor : Rosihan Anwar
pkm pmp Undiksha Buleleng