KKN-PMM Univ. Warmadewa Dorong Digitalisasi Administrasi Kependudukan Aktivasi IKD di Pelaga

Tim Redaksi • Dipublikasikan Jumat, 28 Agustus 2026 | 07:00 WIB
KERJA NYATA: Aktivitas mahasiswa KKN Universitas Warmadewa di Desa Pelaga membantu aktivasi IKD kependudukan di desa Pelaga, Badung.
KERJA NYATA: Aktivitas mahasiswa KKN Universitas Warmadewa di Desa Pelaga membantu aktivasi IKD kependudukan di desa Pelaga, Badung.

 

PELAGA, radarbali.jawapos.com – Mahasiswa KKN-PMM Universitas Warmadewa turut mendorong digitalisasi administrasi kependudukan di Desa Pelaga melalui kegiatan pendampingan aktivasi Identitas Kependudukan Digital (IKD) bagi masyarakat.

Kegiatan ini menyasar masyarakat di 10 banjar, yakni Banjar Tinggan, Tiyingan, Bukit Munduk Tiying (BMT), Bukian, Nungnung Anyar, Kiadan, Pelaga, Nungnung, Semanik, dan Auman.

Pelaksanaan kegiatan menjadi salah satu bentuk kontribusi mahasiswa dalam membantu masyarakat mengenal dan memanfaatkan layanan administrasi kependudukan berbasis digital. Kegiatan tersebut melibatkan mahasiswa KKN-PMM Universitas Warmadewa bersama staf Kantor Desa Pelaga serta mahasiswa KKN Universitas Udayana.

Kolaborasi dilakukan melalui pendampingan secara langsung kepada masyarakat dalam proses aktivasi IKD. Secara keseluruhan, kegiatan menyasar kurang lebih 800 masyarakat dari 10 banjar, dengan jumlah kehadiran dan masyarakat yang terlayani di lapangan mencapai lebih dari 1.000 orang. Tingginya antusiasme masyarakat menunjukkan adanya kebutuhan dan ketertarikan terhadap pemanfaatan layanan administrasi kependudukan secara digital.

IKD merupakan bentuk digitalisasi dokumen kependudukan yang memungkinkan informasi kependudukan direpresentasikan melalui aplikasi pada smartphone. Berdasarkan informasi Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Buleleng, IKD dikembangkan untuk meningkatkan pemanfaatan digitalisasi kependudukan, mempermudah dan mempercepat pelayanan publik maupun privat dalam bentuk digital, serta meningkatkan keamanan kepemilikan identitas melalui sistem autentikasi. IKD juga dapat memuat dokumen kependudukan seperti KTP-el dan Kartu Keluarga secara digital.

Dalam pelaksanaannya, mahasiswa membantu memberikan pendampingan kepada masyarakat selama proses aktivasi IKD, mulai dari penggunaan aplikasi hingga tahapan yang diperlukan sesuai dengan prosedur aktivasi.

Pendampingan secara langsung diharapkan dapat membantu masyarakat yang masih membutuhkan informasi maupun bantuan dalam memahami penggunaan layanan kependudukan digital.

Melalui kolaborasi antara mahasiswa KKN-PMM Universitas Warmadewa, perangkat Desa Pelaga, dan mahasiswa KKN Universitas Udayana, kegiatan ini diharapkan dapat mendukung terwujudnya pelayanan administrasi kependudukan yang semakin mudah, efektif, dan adaptif terhadap perkembangan teknologi digital.***

Editor : M.Ridwan
Sumber : radarbali.jawapos.com
identitas kependudukan KKN-PMM Universitas Warmadewa digitalisasi