AMLAPURA, radarbali.jawapos.com - Pondok Pesantren At-Taqwiim Karangasem, terus memperkuat arah pendidikan yang memadukan pembentukan akhlak, penguasaan ilmu agama, dan peningkatan prestasi akademik.
Pondok pesantren yang berada di Desa Bukit ini membuktikan, santri di pondok tersebut mampu bersaing dengan pelajar madrasah lainnya.
Pengasuh Pondok Pesantren At-Taqwiim Karangasem, Ustadz Ali Musbah, bersama Ketua Forum Komunikasi Wali Santri (FKWS), Achmad Fauzi Sandhi, S.Sos., M.M., berupaya terus mendorong para santri agar tidak hanya unggul dalam pendidikan keagamaan, tetapi juga memiliki kemampuan, keberanian, dan mental untuk berkompetisi di tingkat kabupaten, provinsi, nasional hingga global.
Semangat tersebut mulai menunjukkan hasil nyata. Dalam Olimpiade Madrasah Indonesia (OMI) Tahun 2026 Tingkat Kabupaten Karangasem, MA At-Taqwiim berhasil menempatkan santri-santrinya pada 11 posisi pemenang dari enam bidang kompetisi, yakni Matematika, Geografi, Kimia, Fisika, Biologi, dan Ekonomi.
Prestasi paling menonjol hadir dari bidang Kimia. Tiga posisi terbaik seluruhnya diraih siswa MA At-Taqwiim.
”Alhamdulillah hasil positif yang diraih santri-santri kami sangat membanggakan,” ucap Ustadz Ali Musbah.
Santri-santri berprestasi tersebut yakni Nurma Yunita sebagai juara pertama, Syahid Maulana Alhamdu juara kedua, dan Sifau Rahmah juara ketiga.
Pada bidang Matematika, Rizky Maulana meraih posisi ketiga. Bidang Geografi menempatkan Syahrani pada posisi ketiga.
Pada Fisika, Muhammad Ardiansyah meraih juara kedua dan Rahmat Hidayatullah juara ketiga.
Prestasi juga datang dari Biologi, dengan Najwa Kasfi meraih juara pertama dan Dini Amelia Putri juara ketiga.
Sementara pada bidang Ekonomi, Dina Zamiatul Fitri menjadi juara pertama dan Qisma Aziz Azzain menempati posisi ketiga.
Secara keseluruhan, MA At-Taqwiim berhasil menyabet 11 posisi pemenang OMI 2026 Tingkat Kabupaten Karangasem, termasuk tiga gelar juara pertama.
Ustadz Ali Musbah, menegaskan bahwa prestasi akademik harus tumbuh beriringan dengan pendidikan Al-Qur'an, adab, kedisiplinan, dan pembentukan karakter.
”Santri harus memiliki fondasi iman dan akhlak yang kuat. Namun pada saat yang sama, mereka juga harus memiliki ilmu, kemampuan, keberanian dan daya saing.
Kami ingin santri At-Taqwiim tumbuh menjadi generasi yang mampu memberikan manfaat bagi masyarakat, bangsa dan siap menghadapi perkembangan dunia,” ujar Ustadz Ali Musbah.
Sementara itu, Ketua Ketua Forum Komunikasi Wali Santri (FKWS) At-Taqwiim Karangasem, Achmad Fauzi Sandhi, S.Sos., M.M., menilai keberhasilan tersebut bukanlah garis akhir, melainkan awal untuk membangun budaya berprestasi yang lebih kuat di lingkungan pesantren.
”Kami tidak ingin anak-anak hanya mengejar piala. Yang jauh lebih penting adalah membangun mental mereka agar berani mencoba, terbiasa berkompetisi, siap menang dengan rendah hati dan menjadikan kekalahan sebagai bahan evaluasi.
Hari ini mereka berkompetisi di Karangasem, selanjutnya harus berani menuju tingkat provinsi, nasional, bahkan global,” kata Achmad Fauzi Sandhi.
Menurutnya, tantangan pendidikan pesantren ke depan semakin besar.
Santri perlu menjaga identitas, iman dan adab, sekaligus menguasai ilmu pengetahuan, teknologi, komunikasi, kreativitas serta kemampuan beradaptasi dengan perkembangan zaman.
Karena itu, At-Taqwiim terus mendorong terbentuknya ekosistem pendidikan yang melibatkan pengasuh, guru, pengurus, santri, alumni dan wali santri.
Kolaborasi tersebut diharapkan mampu membuka lebih banyak ruang pembinaan, kompetisi dan pengembangan potensi santri.
Capaian tersebut menjadi momentum bagi Pondok Pesantren At-Taqwiim Karangasem untuk terus meningkatkan kualitas pembinaan santri dan menunjukkan bahwa pendidikan pesantren mampu melahirkan generasi yang kuat dalam iman dan adab, unggul dalam ilmu pengetahuan, berprestasi, serta memiliki daya saing nasional dan global.
Dari Karangasem, At-Taqwiim membawa semangat besar: mempersiapkan santri bukan hanya menjadi generasi yang baik, tetapi menjadi generasi berprestasi, kompetitif, bermanfaat dan siap memberikan kontribusi nyata bagi Indonesia menuju Indonesia Emas 2045. (zul)
11 Posisi Pemenang MA At-Taqwiim pada OMI Karangasem 2026:
Matematika
3. Rizky Maulana
Geografi
3. Syahrani
Kimia
1. Nurma Yunita
2. Syahid Maulana Alhamdu
3. Sifau Rahmah
Fisika
2. Muhammad Ardiansyah
3. Rahmat Hidayatullah
Biologi
1. Najwa Kasfi
2. Dini Amelia Putri
Ekonomi
1. Dina Zamiatul Fitri
2. Qisma Aziz Azzain
Editor : Rosihan Anwar