TABANAN, radarbali.jawapos.com – Guna mengenalkan konsep cinta tanah air kepada anak usia dini kerap menghadapi tantangan teknis jika hanya dilakukan di dalam ruang kelas.
Menjawab hal tersebut, TK Mustika Ibu Tabanan memilih pendekatan pembelajaran berbasis pengalaman (experiential learning) dengan memboyong 137 siswanya langsung ke markas Rindam IX/Udayana, Senin (21/9/2026).
Langkah inovatif ini menggeser pola edukasi kebangsaan konvensional menjadi interaksi aktif. Didampingi 10 tenaga pendidik, para siswa tidak sekadar datang berkunjung, melainkan berinteraksi langsung dengan personel TNI AD serta merasakan atmosfer kedisiplinan militer yang telah disesuaikan dengan porsi perkembangan anak.
Rangkaian agenda diawali sejak pukul 07.30 WITA di sekolah sebelum menuju lokasi. Di Rindam IX/Udayana, para pelatih merancang materi secara komunikatif dan interaktif. Beberapa poin utama dalam kegiatan ini meliputi:
- Pengenalan Profesi & Atribut: Siswa diajak memahami peran strategis TNI AD dalam menjaga kedaulatan negara, lengkap dengan penjelasan fungsi seragam dan atribut yang digunakan.
- Simulasi Halang Rintang (HR): Pengenalan ketangkasan fisik yang dimodifikasi aman bagi anak-anak untuk melatih keberanian, motorik, dan kemandirian.
- Pembangunan Soft Skills: Lewat sesi yel-yel dan dinamika kelompok, siswa dilatih membangun kerja sama tim, fokus, dan rasa percaya diri.
Investasi Pendidikan Karakter Jangka Panjang
Kepala TK Mustika Ibu Tabanan, Siti Aminah, S.Pd., menegaskan bahwa pengenalan profesi secara langsung jauh lebih efektif membentuk memori kolektif anak dibanding sekadar teori teks. Interaksi fisik dengan lingkungan militer secara terukur terbukti mampu menyerap nilai-nilai fundamental seperti kedisiplinan dan rasa bangga terhadap negara.
“Kami ingin memberikan pengalaman nyata. Mengenal TNI AD dari dekat tidak hanya memberi suasana belajar baru, tetapi juga menanamkan fondasi karakter, kedisiplinan, dan rasa cinta tanah air yang kuat sejak usia dini,” jelas Siti Aminah.
Apresiasi tinggi turut disampaikan pihak sekolah kepada jajaran Rindam IX/Udayana atas keterbukaan dan fasilitas yang diberikan.
Langkah ini diharapkan menjadi pemicu model pembelajaran karakter berbasis lingkungan yang lebih berdampak dan menyenangkan bagi generasi muda di Tabanan.***
Editor : M.Ridwan
Sumber : radarbali.jawapos.com