SINGARAJA,radarbali.id – Dalam rangka menumbuhkan dan mengembangkan ekosistem pasar digital di Kabupaten Buleleng, Bank Rakyat Indonesia (BRI) Cabang Singaraja menggelar kegiatan pasar murah. Kegiatan itu dipusatkan di Pasar Anyar Singaraja – pasar tradisional terbesar di Kabupaten Buleleng.
Dalam ajang pasar murah yang digelar pada Selasa (19/12/2023) lalu, BRI menyiapkan berbagai sembako dengan harga murah. Diantaranya beras, telur, minyak goreng, dan gula pasir. Khusus komoditas gula pasir, sudah ludes dalam waktu singkat.
Selain menggelar pasar murah, BRI juga melakukan sosialisasi berbelanja melalui website pasar.id. Dengan berbelanja melalui pasar.id dan melakukan pembayaran melalui aplikasi BRImo, masyarakat bisa menikmati diskon langsung sebesar 10 persen.
Masyarakat juga tidak perlu datang berbelanja langsung ke pasar. Melainkan cukup menunggu barang di rumah, karena barang yang dipesan melalui pasar.id akan dikirim melalui jasa kurir atau ojek online.
“Masyarakat tidak perlu ragu berbelanja lewat pasar.id, selain mudah dan cepat, juga ada diskon langsung. Sekarang sudah ada 127 unit merchant di Pasar Anyar, yang bergabung dalam ekosistem pasar.id,” ungkap Pemimpin Cabang BRI Singaraja, Panji Kurniawan, yang didampingi Manajer Bisnis Mikro (MBM) BRI Singaraja, Artayana.
Selain mengenalkan pasar.id, ajang pasar murah tersebut juga wujud nyata BRI Singaraja membantu pemerintah dalam mengendalikan inflasi dan menekan stunting. Sebab masyarakat bisa membeli bahan pangan yang sehat dan berkualitas, dengan harga yang murah.
Dalam kesempatan tersebut, Pemimpin Cabang BRI Singaraja juga menyerahkan hadiah undian kepada masyarakat yang beruntung.
Masyarakat yang berbelanja melalui website pasar.id mendapatkan sebuah kupon undian yang diundi pada periode tertentu. Khusus pada Selasa lalu, kupon yang diundi merupakan kupon periode belanja Oktober hingga Desember 2023. Masyarakat bisa mendapatkan hadiah berupa barang elektronik, hingga sepeda listrik.***
Editor : M.Ridwan