KLUNGKUNG, radarbali.id - Salah seorang pemancing bernama I Wayan Sutrisna, 30, dinyatakan hilang saat melakukan aktivitas memancing di Perairan Tanjung Nau, Nusa Penida pada Kamis malam (5/10).
Pria asal Banjar Dinas Cabang, Desa Sakti, Kecamatan Nusa Penida itu pun hingga kini belum ditemukan oleh petugas Sar gabungan yang melakukan pencarian.
Kepala Kantor SAR Denpasar, I Nyoman Sidakarya mengatakan, peristiwa hilangnya korban Sutrisna itu terjadi sekitar pukul 19.45 Kamis malam. Saat itu, korban sedang memancing bersama rekannya. “Saat memancing ditebing, tiba-tiba korban dihantam ombak dan menyeretnya,” ujarnya Jumat (6/10).
Saat itu, rekannya yang melihat kejadian secara cepat itu sempat melakukan pencarian. Hanya saja, karena pandangan terbatas lantaran gelap, hingga akhirnya korban tak ditemukan. “Saat itu langsung dilaporkan dan kami langsung melakukan pencarian,” tuturnya.
Setelah menerima informasi, personel gabungan yang terdiri dari Pos Sar Nusa Penida, TNI AL, dan beberapa instansi lainnya pun langsung melakukan upaya pencarian.
“Malam itu juga kami langsung melakukan pencarian di pinggiran tebing-tebing, karena apabila melakukan pencarian di laut dengan keterbatasan jarak pandang tidak efektif,” terang Sidakarya.
Karena tak membuahkan hasil, selain itu karena sudah malam hari, petugas akhirnya melanjutkan pencarian pada Jumat pagi hari. “Kami melakukan penyisiran dengan menggunakan rubber boat,” ucapnya.
Pencarian dilakukan dengan perhitungan dari arah angin, kondisi arus dan gelombang untuk ploting area pencarian, serta fokus area pencarian seluas 4 Nm2. “Untuk penyisiran darat kami lakukan sejauh 2 KM,” imbuhnya.
Pencarian yang dilakukan petugas gabungan, kata dia terkendala alur tinggi dan sudah beberapa kali dicoba memasuki area pencarian masih belum memungkinkan.
“Pada pukul 09.35 siang tim SAR gabungan standby di Toyapakeh. "Dengan menyesuaikan kondisi, maka tim darat diperkuat untuk pemantauan kemungkinan tanda-tanda terlihatnya korban," tandasnya.***
Editor : M.Ridwan