DENPASAR, radarbali.id - Sopir Minibus naas warna Hijau Muda Nopol DK 7075 SY yaitu I Gede Dana dibidik jadi tersangka. Lelaki asal Tejakula, Buleleng ini masih menjalani pemeriksaan marator oleh penyidik Satuan Lalulintas Polres Karangasem.
Diduga kurang hati-hati dalam mengemudi, mengakibatkan kecelakaan maut, di jalur ekstrem yakni Nongan Rendang Karangasem–Bangli, tepatnya di Banjar Sigar, Desa Nongan, Karangasem, Kamis 16 September 2023 sekitar pukul 17.30, yang mengakibatkan 14 penumpang jadi korban. 6 orang tewas di tempat dan 8 orang masih sekarat.
Informasi yang dihimpun sejumlah sumber di lingkungan Polres Karangasem via telepon menyatakan, di Jalan Raya penghubung jurusan antara Nongan Rendang Karangasem–Bangli, tepatnya di banjar Sigar, Desa Nongan, Rendang itu merupakan jalur kecelakaan jika tidak hati-hati.
"Di sana sering terjadi kecelakaan. Dan rata-rata, memakan korban jiwa. Karena itu, sopir Mini Bus naas ini masih kami periksa. Alasannya rem blong," timpal sumber petugas Satlantas Polres Karangasem, Jumat (17.11).
Selain memintai keterangan sopir Mini Bus asal Desa Tembok, Tejakula, Buleleng usia 62 tahun ini, Satlantas sudah berkoordinasi dengan Tim Identifikasi Satres Polres Karangasem untuk mengecek kondisi mobil dan kondisi rem, yang nantinya di pastikan terkait kebenaran dari keterangan sang sopir.
"Ini menyangkut banyak nyawa hilang. Yakni 6 orang korban, dan 8 orang masih sekarat di Rumah Sakit, jadi kami perli hati-hati untuk melakukan penyelidikan," tambahnya.
Selain sang sopir, kami juga minta keterangan dari pihak kendaraan R4 Toyota Diana Rino DK 8897 BG yang di seruduk saat terparkir alias diam di tempat.
"Truk Toyota Dyna Rino milik I Nyoman Sedan atau milik CV Rimba Sejati. Sejauh ini belum satupun korban selamat dimintai keterangan, lantaran masih mendapatkan pelayanan medis karena sekarat. 6 korban tewas akan diambil keluarga untuk disemayamkan," tutup sumber ini.
Dikonfirmasi terpisah, Kapala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabid Humas) Polda Bali Kombespol Jansen Avitus Panjaitan langsung menyatakan Polda Bali beserta Jajaran, mengucapkan turut berduka cita atas peristiwa lakalantas yang menelan korban jiwa hingga 6 orang.
"Semoga mendapat tempat terbaik disisi Tuhan yang maha kuasa dan keluarga di berikan ketabahan," ucap Kabid Humas Polda Bali ini.
Dijelaskan sesuai informasi di lapangan dan dari Kapolres Karangasem AKBP Ricko A.A Taruna berawal dari kendaraan Mini Bus warna Hijau Muda No Pol : DK 7075 SY, datang dari arah barat (Bangli) menuju Rendang Karangasem mengangkut penumpang sebanyak 14 orang.
Dijelaskan, setiba di TKP yang jalanya menurun, dan berdasarkan keterangan sementara dasi sopir mini bus, diduga kendaraan mengalami rem blong dan sopir tidak bisa mengendalikan kendaraa, yang mengakibatkan oleng dan menabrak pembatas jalan hingga terbalik.
"Setelah terbalik usai seruduk tembok pembatas jalan, selanjutnya menabrak kendaraan roda empat Toyota Dyna Rino milik I Nyoman Sedana yang terparkir di kiri jalan sedang membersihkan sisa-sisa material," ungkap mantan Kapolresta Denpasar ini.
Dari kejadian Lakalantas tersebut mengakibatkan 6 orang meninggal dunia dan 8 orang luka berat yaitu. I Komang Krama, 9. Ni Luh Kantun, 60. I Gede Sili, 42. Ni Nyoman Ayu, 42: I Ketut Mangku, 46. Dan, Ni Made Riati 54. Lalu korban luka berat sejumlah 9 orang. Ni Luh Suari, 60. Ni Luh Suci, 50. I Komang Suana, 12. Kadek Dwi Ratini, 41. Ni Kadek Winda, 15. Nyoman Dayuh, 45.
Juga Ni Nyoman Rosiana, 10. Ni Nengah Buda, 60. Terakhir sang sopir Gede Dana, 62 , tidak begitu parah kondisinya. Tindakan Kepolisian telah mendatangi dan melakukan olah TKP, mengevakuasi para korban selamat dan membawa kerumah sakit terdekat.
"Ya serta mengamankan sopir dan barang bukti kendaraan. Saat ini Satlantas Polres Karangasem juga melakukan penyelidikan dan pemeriksaan lebih lanjut," pungkas KBP Jansen.
Daftar Pemedek Meninggal Dunia Minibus Nahas:
- I Komang Krama (9 th laki2)
- Ni Luh Kantun (60 th perempuan)
- I Gede Sili (42 th laki2)
- Ni Nyoman Ayu (42 th perempuan)
- I Ketut Mangku (46 th laki2)
- Ni Made Riati (54 th perempuan)
Luka Berat 9 Pemedek atas nama:
- Ni Luh Suari (60 th perempuan)
- Ni Luh Suci (50 th perempuan)
- I Komang Suana (Adi 12 th laki)2
- Kadek Dwi Ratini (41 th perempuan)
- Ni Kadek Winda (15 th perempuan)
- Nyoman Dayuh (45 th laki2)
- Ni Nyoman Rosiana (10 th perempuan)
- Ni Nengah Buda (60 th perempuan)
- Gede Dana / sopir (62 th laki2. ***