DENPASAR, radarbali.id - Pantai Biaung, Denpasar Timur (Dentim) Bali makan korban. Mirisnya, korban adalah seorang bocah usia 13 tahun I Putu Rangga Ananta. Kejadian berlangsung Minggu (10/12/2023) sekitar pukul 11.30. Kini jenazah bocah berada di RSU Dharma Yadnya, Kesiman Denpasar Timur.
Dalam peristiwa tersebut, Penyidik Polsek Denpasar Timur dan Polresta Denpasar telah memintai keterangan sejumlah saksi. Diketahui, sang bocah (korban) sempat terlihat bermain dan mandi di tepi Pantai Biaung dengan 2 orang temannya Wira dan Agus, sekira pukul 10.30.
"Awalnya di tepi pantai, namun mereka sedikit ke dalam. Namun korban berenang semakin kedalam pantai," beber AKP Sukadi sembari mengatakan, tak berselang lama, dua temannya berenang ke ditepi pantai. "Kedua temannya juga sempat memberitahukan kepada korban agar tidak mandi terlalu jauh ke dalam pantai," tambahnya.
Baca Juga: Ubah Taktik, Bali United Youth U-18 Ditahan Imbang Bhayangkara FC, U-16 Keok
Beberapa saat, dua temannya melihat yang bersangkutan di serat arus ombak semakin ke dalam hingga tenggelam. "Korban diketahui berusaha meminta bantuan dengan lambaikan tangan, namun karena posisi korban terlalu jauh dari bibir pantai maka penyelamatan tidak bisa segera dilakukan," katanya.
Selanjutnya warga disekitar TKP berusaha menyelamatkan dengan berenang menggunakan ban sebagai pelampung. Lalu tubuh anak ditemukan mengembang di permukaan air, diduga sudah dalam keadaan meninggal dunia. Posisi badan dalam keadaan tertelungkup.
Mengenakan celana pendek warna biru, dan tanpa mengenakan baju. Kemudian dibawa ke tepi pantai, selanjutnya beberapa warga berusaha memberikan pertolongan karena anak ini pingsan. "Sempat diberikan pertama kepada korban, namun nyawa korban tidak dapat diselamatkan," tambahnya.
Tim SAR Kota Denpasar tiba di TKP, yang selanjutnya jenazah korban dibawa ke RSU Dharma Yadnya menggunakan ambulas, sekitar pukul 12.30. "Dalam kesempatan ini kami himbau warga untuk berhati-hati, karena cuaca lain beringin dan gelombang tinggi. Berbahaya bagi anak-anak," tutupnya.***
Editor : M.Ridwan