Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

Astaga! Diduga Stres Berat, Salah Satu Saksi Gubernur Maluku Utara Nyaris Bunuh Diri di Toilet Gedung KPK

Jawapos Source control • Rabu, 20 Desember 2023 | 20:35 WIB
DI SINI KEJADIANNYA : Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jakarta. (foto: jawapos.com)
DI SINI KEJADIANNYA : Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jakarta. (foto: jawapos.com)

RadarBali.id- Kejadian mengagetkan terjadi di salah satu ruangan kamar kecil Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), di Jakarta.

Salah seorang saksi kasus suap Gubernur Maluku Utara Abdul Gani Kasuba yang terjaring operasi tangkap tangan (OTT) Senin (18/12/2023) malam, dikabarkan mencoba melakukan upaya bunuh diri.

Upaya nekat ini dilakukan saksi, karena diduga mengalami stres usai diamankan Tim Penindakan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Berdasarkan informasi yang dihimpun JawaPos.com, saksi tersebut berupaya menghilangkan nyawanya di dalam toilet gedung lembaga antirasuah.

“Melukai tangan dengan memakai pecahan wastafael,” tutur sumber internal KPK kepada JawaPos.com, Rabu (20/12/2023).

Untungnya aksi nekat itu berhasil digagalkan petugas, sehingga kasus percobaan bunuh diri yang baru pertama kali terjadi digedung lembaga antirasuah itu tak sampai menimbulkan korban jiwa.

“Berhasil diselamatkan dan dibawa ke rumah sakit,” imbuh sumber tersebut.

Untuk diketahui, dalalm operasi tangkap tangan (OTT) kasus suap Gubernur Maluku Utara Abdul Gani Kasuba, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) total menangkap 18 orang.

"Dalam kegiatan tangkap tangan di Maluku Utara sejauh ini 18 orang yang diamankan," kata kepala bagian pemberitaan KPK Ali Fikri, Rabu (20/12/2023).

Juru bicara KPK bidang penindakan ini belum dapat membebeberkan identitas para pihak yang diamankan itu. Karena para pihak tersebut masih menjalani pemeriksaan intensif di Gedung Merah Putih KPK. 

"Masih dilakukan pemeriksaan tim," tegas Ali.

Selain menangkap 18 orang, dalam OTT Gubernur Malut, tim satgas KPK juga menyita uang tunai yang diduga sebagai bukti terjadinya tindak pidana. Namun, Ali belum berpa nominal uang yang disita, karena masih dikonfirmasi kepada para pihak yang ditangkap. 

"Perkembangan selengkapnya akan disampaikan hari ini," ucap Ali.

Wakil Ketua KPK Nurul Ghufron sebelumnya mengatakan, OTT terhadap penyelenggara negara di wilayah Maluku Utara, terkait dugaan korupsi lelang jabatan dan pengadaan barang dan jasa. KPK saat ini telah mengamankan pejabat di Provinsi Maluku Utara tersebut.

"Diduga dalam tindak pidana korupsi lelang jabatan dan proyek pengadaan barang dan jasa," ujar Ghufron dikonfirmasi, Senin (18/12/2023). 

KPK mempunyai waktu 1x24 jam untuk menentukan status hukum para pihak yang terjaring OTT tersebut. Lembaga antirasuah akan mengumumkan secara resmi pihak-pihak yang terseret dalam OTT tersebut. "Nanti kami akan update progresnya," pungkas Ghufron. [JPG/jawapos]

Editor : Hari Puspita
#tersangka korupsi #gubernur maluku utara #kpk