GIANYAR, Radar Bali.id-Seorang warga bernama I Wayan Bawa ditemukan tak bernyawa di sebuah tegalan di Banjar Belusung, desa Pejeng Kaja, Tampaksiring, Gianyar.
Jasad pria berusia 50 tahun itu ditenukan di sebuah tegalan pada Kamis (11/1/2024) sore. Penemuan mayat itu bermula dari seorang warga bernama Made Artini.
Saat itu, saksi yang rumahnya tak jauh dari lokasi penemuan itu sedang bersih-bersih sekitar rumah. Tiba-tiba dia mendengar suara anjing menggonggong.
"Saya sedang nyapu, pas saya nyapu, anjing saya ke sini gonggong-gkngong Saya tengok ke sini dia (korban dalam posisi) sudah tidur," katanya.
Awalnya Made Artini menduga korban sedang pingsan atau tertidur. Dia lalu meminta warga lain untuk membawakan minyak gosok. Warga lain pun datang ke lokasi.
Saat dicek, ternyata denyut nadi korban sudah tak ada lagi. "Saya tungguin, tau-taunya susah tak bernyawa," imbuhnya.
Atas kejadian itu, warga kemudian melapor ke Polsek Tampaksiring, Gianyar. Beberapa saat kemudian, kepolisian Polsek Tampaksiring tiba di lokasi kejadian untuk melakukan olah TKP dan mengevakuasi jasad korban.
Kapolsek Tampaksiring, Gianyar, AKP Agus Adi W mengatakan, bahwa pihaknya meluncur ke lokasi kejadian usai mendapat laporan warga. Dari hasil olah TKP sementara, bahwa diduga korban meninggal dunia karena serangan jantung.
Hal itu juga diperkuat oleh hasil pemeriksaan sementara oleh tim medis dan keterangan dari keluarga korban. "Dari keluarganya mengantakan memang ada riwayat jantung," ujarnya. Sebelum ditemukan meninggal dunia, korban hendak menjenguk seorang rekannya di banjar Belusung.
Namun dalam perjalanan itu, tepatnya di sebuah tegalan Banjar Belusung, samping rumah saksi Made Artini, korban tiba-tiba ambruk dan dinyatakan meninggal dunia. Kini jasad korban sudah dievakuasi ke rumah duka menggunakan mobil ambulans. [*]
Editor : Hari Puspita