Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

Ditinggal Sembahyang, Rumah Warga Karangasem Ludes Terbakar, Ini Dugaan Penyebabnya

Zulfika Rahman • Minggu, 10 Maret 2024 | 19:55 WIB
HANGUS TERBAKAR : Kondisi rumah warga di Banjar Dinas Pangleg, Desa Jungutan, Kecamatan Bebandem, ludes terbakar saat ditinggal sembahyang pada Sabtu (9/3/2024).(Istimewa)
HANGUS TERBAKAR : Kondisi rumah warga di Banjar Dinas Pangleg, Desa Jungutan, Kecamatan Bebandem, ludes terbakar saat ditinggal sembahyang pada Sabtu (9/3/2024).(Istimewa)

AMLAPURA, Radar Bali.id- Nasib nahas dialami I Gede Karsa,  pada Sabtu pagi (9/3/2024). Rumah tinggal miliknya di Banjar Dinas Pangleg, Desa Jungutan, Kecamatan Bebandem ludes terbakar. Akibat kejadian itu, pemilik mengalami kerugian hingga ratusan juta rupiah.


Kepala Wilayah Banjar Dinas Pangleg, I Wayan Sudira mengatakan perisitiwa kebakaran rumah berukuran 10x6 meter tersebut terjadi sekitar pukul 08.00 Sabtu pagi.

Saat itu kondisi rumah sedang sepi karena ditinggal seluruh penghuni rumah untuk sembahyang. "Pertama kali dilihat warga. Akhirnya dilaporkan terjadi kebakaran rumah. Apinya sudah membesar," tuturnya.

Kebakaran tersebut pun langsung mengundang perhatian masyarakat sekitar untuk bergegas melakukan pemadaman. Akhirnya, selama setengah jam melakukan pemadaman dengan alat seadanya, api bisa dipadamkan.

"Kami gotong royong melakukan pemadaman, astungkara api bisa padamkan. Tapi barang yang ada di dalam rumah ludes tidak bisa diselamatkan," ucapnya.

Sudira menambahkan, dugaan sementara penyebab kebakaran akibat adanya korsleting listrik, membuat rumah yang dihuni enam anggota keluarga itu ludes dilahap api.


Sejumlah barang penting seperti ijazah, BPKB, dan sejumlah dokumen penting ikut menjadi korban. "Uang senilai Rp 14 juta lebih dan perhiasan emas juga ludes," imbuhnya. Akibat kejadian itu, korban mengalami kerugian senilai Rp 150 juta. [*]

 

 

Editor : Hari Puspita
#korsleting #karangasem #kebakaran