Prosesi pembakaran jenazah (ngaben) mendiang Ni Komang Ayu Miranda, sudah dilangsungkan pada Minggu (17/3). Namun kepergian remaja 22 tahun ini masih menyisakan kesedihan mendalam di benak keluarga.
I Wayan Sudana, ayah dari mendiang Ayu Miranda masih terpukul dengan kepergian putrinya dengan cara tragis. Ia tak menyangka, akhir hidup anaknya dengan cara seperti itu.
Ayu Miranda sendiri merupakan anak ketiga dari lima bersaudara. Sudana mengatakan, bahwa putrinya tersebut dikenal pendiam.
"Tapi kalau pulang dari Denpasar, sering bawa gagapan (buah tangan) untuk dibagi kepada tetangganya," ujarnya saat ditemui di rumah duka di Banjar Dinas Yeh Malet, Desa Angantiga Kelod, Kecamatan Manggis, Senin (18/3).
Hingga saat ini, Sudana mengaku masih terbayang-bayang dengan wajah mendiang putrinya itu. Padahal, Ayu Miranda sendiri baru bekerja selama 1 bulan lebih di tempat kerjanya saat ini. "Yang sekarang baru sebulan 20 hari kerjanya," katanya.
Namun meski dikenal pendiam, Ayu juga sempat berbagi cerita mengenai pasang surut asmaranya bersama mantan kekasihnya itu.
"Memang lagi ada masalah. Sebenarnya anak saya itu sudah putus dengan mantannya setelah Galungan," terang Sudana.
Bahkan, sebelum nekat mengakhiri hidup dengan cara gantung diri di rumah kosnya di Denpasar, Ayu Miranda sempat dibawa pulang ke kampung halamannya karena sempat pingsan.
"Ada yang DM anak saya, katanya pacarnya itu mau nikah dengan wanita lain. Nah itu syok sampai pingsan. Sampai saya bawa pulang. Setelah mendingan balik lagi bekerja ke Denpasar," akunya.
Sudana dan anggota keluarga lainnya termasuk teman dekat dari Ayu Miranda seakan belum percaya atas kepergiannya.
"Setiap saya buka facebook dan melihat akun anak saya, saya kembali menangis karena teringat," imbuhnya.
Ayu Miranda kini berpulang. Keluarga mencoba tegar dengan musibah tersebut. Saat jenazah mendiang tiba di rumah duka, mantan kekasihnya itu sempat datang untuk menyampaikan bela sungkawa dan permohonan maaf.
"Sambil menangis. Dia (mantan kekasih) meminta maaf. Dia juga membantah akan menikah, karena satu bulan lagi akan berangkat bekerja kapal pesiar," tuturnya. ***
Editor : M.Ridwan