Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

Jelang WWF, TPA Suwung Kembali Terbakar, Kepulan Asap Meluas, Warga Bersiap Mengungsi, Begini Penyebabnya

Andre Sulla • Kamis, 9 Mei 2024 | 04:59 WIB
KEMBALI MENCEKAM: Petugas pemadam kebakaran menyemprotkan air ke ttitik kobaran api dan kepulan asap di TPA Suwung Rabu sore, 8 Mei 2024.
KEMBALI MENCEKAM: Petugas pemadam kebakaran menyemprotkan air ke ttitik kobaran api dan kepulan asap di TPA Suwung Rabu sore, 8 Mei 2024.

DENPASAR, radarbali.id – Menjelang perhelatan internasional World Water Forum (WWF) 2024, Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Suwung di Kota Denpasar, Rabu (8/5/2024) kembali terbakar sekitar pukul 15.00.

Seperti diketahui, November 2023 lalu TPA terbesar di Bali ini terbakar selama 2 pekan. Asap yang membumbung tinggi terpantau hingga ke Jalan Bypass Ngurah Rai, Pesanggaran, Denpasar. Sejumlah unit pemadam kebakaran dikerahkan ke lokasi, lalu melakukan pemadaman.

Kepada radarbali.id, seorang petugas terlihat terburu-buru menuju ke titik kebakaran. Dia menyebut pascakejadian, dikagetkan dengan munculnya kepulan asap.

Beberapa saat kemudian, kepulan asap terus membumbung tinggi. Ia berkoordinasi dengan teman.

"Ya benar, tadi kami yang menghubungi pihak pemadam kebakaran. Maaf saya terburu-buru," singkat lelaki ini. Sementara itu, beberapa pemulung terlihat masih beraktifitas di bagian timur titik api.

Mereka mengaku, bahwa tidak tahu kronologis kejadian karena bari tiba. Walaupun demikian, mereka mengaku sudah menjadi hal biasa.

"Setiap tahu pasti terjadi hal yang sama. Diduga karena panasnya sinar matahari. Tang pasti, kami yang tinggal tak jauh dari TKP, jika berkepanjangan, terpaksa harus mengungsi lagi," kisah Pak Mansur.

Dikonfirmasi mengenai TPA Suwung kembali terbakar, Kelapa Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Denpasar Made Tirana membenarkannya. Bahkan kurang lebih delapan Armada telah dikerahkan melakukan penyiraman.

"Benar, sampai saat ini masih dalam penanganan. Semoga dapat dikendallikan," jawabnya singkat.

Sementara itu, Kabid Pemadaman Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Denpasar Wayan Karma menjelaskan kebakaran ini terjadi sejak pukul 15.00.

"Kabarnya mulai meluas, tapi saya berharap dapat dipadamkan," timpalnya sembari mengatakan belum mengetahui apakah luas titik yang terbakar akan melebar atau tidak.

Karena Tim Pemadam masih fokus melakukan penanganan di lapangan. Sejak laporan awal diterima, sudah ada unit mobil pemadam yang dikerahkan ke lokasi.

Kebakaran kali ini diduga dipicu oleh teriknya sinar matahari dan gas metan yang dihasilkan dari tumpukan sampah. Karena angin kencang, memicu nyala api semakin meluas, hingga pemadaman masih berlangsung hingga sekitar pukul 18.00.

Senada disampaikan Kepala Seksi Hubungan Masyarakat (Kasi Humas) Polresta Denpasar AKP I Ketut Sukadi. "Benar, anggota dikerahkan ke lokasi," tuturnya. 

AKP Sukadi menuturkan kebakaran diketahui pertama kali oleh staf TPA Suwung. Menurut Sukadi, kedalaman sampah yang mencapai puluhan meter jua diduga menjadi pemicu kebakaran. Sebab, tumpukan sampah yang tinggi menimbulkan gas yang mudah mengeluarkan api.

 Baca Juga: Kecewa 5 Founder PT DOK Lari dari Tanggung Jawab, Mang Tri Minta Diberi Waktu Kembalikan Kerugian Korban

"Panas terik matahari diduga melanda Bali sejak beberapa hari terakhir, dan gas metan yang dihasilkan dari tumpukan sampah memicu munculnya api sehingga terbakar. Dugaan sementara seperti itu," duga Jubir Polresta Denpasar, ini.

Sampai saat ini petugas masih sedang berupaya untuk memadamkan api.***

Editor : M.Ridwan
#terbakar #kepulan asap #WWF 2024 #tpa suwung #warga mengungsi #pemadam kebakaran