DENPASAR,radarbali.id - Kebakaran terjadi di salah satu bangunan rumah di Jalan Sedap Malam Gang Simantri No. 6, Kesiman, Denpasar Timur. Diduga arus pendek listrik, sehingga bangunan rumah dengan dua blok dapur ludes, Jumat 17 Mei 2024 sekitar pukul 10.15.
Kepada Jawa Pos Radar Bali, warga setempat bernama Gus Jaya, pasca kejadian, ia berada di pekarangan rumahnya, tiba tiba terdengar suara ledakan. Beberapa menit kemudian saksi mencium bau terbakar dan ia memastikan sumber bau terbakar. "Ternyata terlihat api di sertai asap dari tetangganya. Saat itu juga, terdengar teriakan minta tolong," cetusnya.
Masih ditempat yang sama, Ni Kadek Serli Widia Satria, 19, yang adalah anak kandung pemilik rumah menerangkan, sebelumnya kejadian ia sedang berada di dalam kamar. Tetiba listrik padam kemudian keluar untuk memastikan meteran listrik apakah dalam keadaan Off atau On.
"Saat keluar tiba-tiba mendengar suara ledakan dan melihat api di sertai asap dari dapur semakin membesar," kisahnya. Panik, ia lari keluar rumah, lalu meminta bantuan warga setempat untuk memadamkan api. Warga berdatangan dan upaya pemadaman dilakukan dengan alat seadanya.
Sayangnya api masih tetap menyala dan membesar. "Yang terbakar, bangunan terdapat dua unit dapur saja, sedangkan rumah tinggal terpisah dengan dapur berjarak kurang lebih dia meter dari dapur," tuturnya. Terpisah, Kepala Seksi Hubungan Masyarakat Masyarakat (Kasi Humas) Polresta Denpasar Iptu I Ketut Sukadi membenarkan.
Dikatakan, satu unit bangunan dengan dua blok dapur itu milik I Made Sastrawan, 48. Pihak Kepolisian telah memintai keterangan sejumlah saksi dan pemilik rumah. Lalu diketahui, Sastrawan menerangkan sebelumnya kejadian, ia memasak air panas.
"Saat memasak air panas, kemudian di tinggal mandi persiapan untuk ke puskesmas untuk berobat," kisahnya.
Selesai mandi, pemilik rumah bergegas menggunakan pakaian dan langsung pergi ke Puskesmas. "Ya, beliau lupa mematikan kompor yang dihidupkan tadi," kisahnya Jubir Polresta Denpasar.
Sesampai di Puskesmas, kemudian di hubungi anak kandungnya Ni Kadek Serli Widia Satria bahwa dapur terbakar.
Atas informasi itu, ia bergegas pulang dan melihat api sudah membesar. "Korban bergegas balik. Di sana, warga sudah berkerumun dan ada dua unit mobil pemadam," tambah Kasi Humas.
Adapun yang terbakar, dua unit dapur dengan luas bangunan sekitar 3 x 5 M2 beserta isinya. Tidak ada korban jiwa, namun kerugian materiil berupa bangunan dan barang-barang yang ada didalamnya. Belum bisa dirinci kerugian korban masing shok.
Diduga terjadinya kebakaran, adanya kompor gas meledak karena lupa mematikan lalu ditinggal pergi oleh pemiliknya.
"Kuat dugaan, ini merupakan kelalaian dari pemilik rumah. Yang terbakar hanya dua unit dapur, sedangkan rumah tinggal tidak terbakar, beruntung jarak dapur dengan rumah tinggal terpisah sehingga api tidak merembet," ungkapnya.
Secara keseluruhan api sudah di padamkan oleh Tim PMK Denpasar, sekitar pukul 11.30. Bahwa keterangan dari Pemilik rumah tidak melaporkan kejadian ini, menganggap kejadian ini musibah.
"Tidak ada korban jiwa, dan pemilik rumah tidak melapor karena dianggap sebagai musibah," tutupnya.***
Editor : M.Ridwan