Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

Gelagat Aneh, Hendak Masuk Bali, Perempuan Mencurigakan Dipulangkan, Ini Keterangan Kapolres Jembrana

Muhammad Basir • Rabu, 22 Mei 2024 | 22:30 WIB
BEBERKAN KEJADIAN : Kapolres Jembrana AKBP Endang Tri Purwanto. (m.basir/radar bali)
BEBERKAN KEJADIAN : Kapolres Jembrana AKBP Endang Tri Purwanto. (m.basir/radar bali)

 

NEGARA, Radar Bali.id - Satu orang perempuan yang dicurigai, dicegat petugas gabungan saat hendak masuk Bali. Perempuan dengan gelagat mencurigakan, meskipun tidak membawa barang berbahaya tetap dikembalikan ke daerah asalnya , Lampung.

Polisi mencegah perempuan yang tidak disebut identitasnya itu masuk Bali, bukan tanpa alasan. Petugas gabungan dari Polres Jembrana, Polda Bali dan Densus 88 Mabes Polri, melakukan pemeriksaan intensif karena pernah masuk Mapolda Bali tanpa tujuan jelas pada tahun 2021 lalu.

 "Kami  atensi, karena terdata pernah masuk Polda Bali tanpa tujuan tidak jelas dan mencurigakan," ujar Kapolres Jembrana AKBP Endang Tri Purwanto, Selasa (21/5/2024).

Kapolres menjelaskan, pada saat masuk Mapolda Bali mengaku akan bertemu dengan seseorang yang dikenal di sosial media. Tetapi saat diinterogasi, tidak memberikan nama jelas yang akan ditemui.

Karena itu, perempuan tersebut ditolak masuk Mapolda Bali. Sejak saat itu, perempuan tersebut data perempuan tercatat di Polda Bali. "Tapi bukan masuk dalam DPO," tegasnya.

Pada saat masuk Bali Minggu (19/5/2024) lalu, perempuan berpakaian serba putih dan bercadar itu, terindentifikasi melalui kamera pengenal wajah atau face recognition. Perempuan yang mengaku dari Provinsi Lampung itu, mengaku sendiri dan akan melihat  Pantai  Kuta. Namun karena tidak ada tujuan yang pasti, akhirnya dikembalikan lagi ke Provinsi Lampung.

Sebelum dikembalikan ke darah asalnya, Polwan dari Polres Jembrana juga melakukan pemeriksaan barang bawaan dan badan. Dari hasil pemeriksaan, tidak ditemukan barang mencurigakan yang dibawa. "Tidak ada yang mencurigakan, tapi diputuskan untuk dikembalikan," tegasnya.

Selain itu, ada beberapa anak jalanan yang masuk Bali tanpa membawa identitas. Anak jalanan itu kemudian di kembalikan lagi ke Jawa melalui Palabuhan Gilimanuk Ketapang. "Jadi total ada tiga orang," ujarnya.

Kapolres menegaskan, selama pengaman  World Water Forum (WWF) di Nusa Dua, khusunya di Pelabuhan Gilimanuk sebagai pintu masuk Bali secara masih aman.

Selain personel gabungan yang bertugas, dilengkapi dengan face recognition di lokasi untuk pejalan kaki dan pengendara motor.

Penggunaan kamera pengenal wajah ini, susah dimasukkan data  DPO Mabes Polri, Polda Jatim, Polda Bali dan NTB yang belum tertangkap. Sehingga apabila ada DPO yang belum tertangkap bisa diidentifikasi. "Ada perkuatan anjing pelacak yang memiliki kemampuan mengendus narkoba," tegasnya. [*]

Editor : Hari Puspita
#gilimanuk #pengamanan #jembrana #wwf