TABANAN, Radar Bali.id - Benar-benar mengagetkan. Nasib sial menimpa I Wayan Sudiantara, 36 warga banjar Dinas Pelem Gede, Desa Batuaji, Kerambitan Tabanan, Jumat kemarin (24/5/2024).
Pasalnya mobil pikap bernopol DK 9764 KJ milknya yang baru saja habis dilakukan perbaikan dari sebuah bengkel, ludes terbakar. Kebakaran mobil pikap milik Sudiantara itu terjadi Jalan Tendean, Banjar Tanah Bang , Desa Banjar Anyar, Kediri, Tabanan.
Kapolsek Kediri Kompol I Nyoman Sukadana mengatakan kebakaran mobil pikap milik korban Sudiantara itu terjadi sekitar pukul 09.30 pagi.
Baca Juga: Amor Ring Acintya! Mobil Terbakar, Pemilik Meninggal Karena Syok
Dimana mobil pickup berwarna hitam baru saja selesai proses perbaikan (servis) di salah satu bengkel di daerah Batuaji, Kerambitan.
Mobil pikap tersebut dikendarai oleh I Ketut Ardana yang rencana akan dibawa ke daerah Sobangan, Mengwi Badung. Namun dalam perjalanan melintas di Jalan Tendean, Banjar Tanah Bang, Desa Banjar Anyar mendadak mobil pickup tersebut terbakar. Beruntung pengemudi mobil pikap selamat.
Baca Juga: Tiga Toko dan Mobil Terbakar, Warga Bunyikan Kulkul Bulus
"Jadi muncul ledakan awal didalam mesin mobil pickup yang baru selesai diservis. Baru kemudian terbakar," ungkap Kompol Sukadana.
Saat peristiwa kebakaran mobil itu terjadi. Beruntung diketahui oleh salah satu pemilik warung yang berada dipinggir jalan.
Sehingga langsung menghubungi petugas pemadam kebakaran Tabanan. Sebanyak 2 unit pemadam kebakaran turun ke lokasi, sehingga mobil pikap yang terbakar berhasil dipadamkan.
Baca Juga: Lupa Matikan Api Tungku, Dapur dan Mobil Terbakar
"Dugaan dari mobil pikap yang terbakar, dipicu dari konsleting kelistrikan didalam mobil," ucapnya.
Akibat kebakaran itu pemilik mobil menderita kerugian yang diderita sekitar Rp 15 juta. Meski demikian pemilik mobil yang alami kerugian belasan juta rupiah, namun pemilik mobil pikap menerima dengan ikhlas menganggap sebagai musibah.
"Bahkan pemilik telah membuat surat pernyataan untuk tidak melanjutkan proses ini ke jalur hukum," tandasnya. [*]
Editor : Hari Puspita