Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

Dewa Ratu! Kakak Beradik Melompat dari Jembatan Tukad Bangkung, Pelaga, Ketinggian 40 Meter : Yatim Piatu Ini Berakhir Tragis

Andre Sulla • Senin, 27 Mei 2024 | 23:05 WIB
KARENA PROBLEM EKONOMI: Ada foto kakak adik yatim piatu ini ditemukan tewas akibat bunuh diri di Jembatan Tukad Bangkung, Banjar Pelaga Desa Pelaga, Minggu (26/5/2024). (foto: istimewa-ilustrasi)
KARENA PROBLEM EKONOMI: Ada foto kakak adik yatim piatu ini ditemukan tewas akibat bunuh diri di Jembatan Tukad Bangkung, Banjar Pelaga Desa Pelaga, Minggu (26/5/2024). (foto: istimewa-ilustrasi)

Diduga karena didera masalah ekonomi, pemuda usia 23 tahun inisial IKS dan adik kandung masih berusia 6 tahun yakni IPYSD, bunuh diri. Mereka melompat dari Jembatan Pelaga di ketinggian 40 meter!

TRAGIS nian, akhir hidup kakak beradik ini. Mereka nekat terjun bebas dari Jembatan Tukad Bangkung, Desa Pelaga, Kecamatan Petang, Kabupaten Badung, memiliki kedalaman kurang lebih 40 meter, Minggu (26 /5/2024) sekitar pukul 18.00.

Dikonfirmasi via telepon, Perbekel Desa Pelaga I Made Ordin membenarkan adanya peristiwa memilukan IKS  dan adiknya, IPYSD  tersebut. Dikatakan, bahwa aksi itu heboh di kalangan masyarakat setempat, sehingga bersama polisi, beberapa warga turun mengevakuasi jasad.

HEBOH : Warga sekitar heboh saat evakuasi jenazah. (foto:istimewa)
HEBOH : Warga sekitar heboh saat evakuasi jenazah. (foto:istimewa)

Ini  karena medannya cukup sulit."Walaupun mengalami kesulitan karena aksi turun, dan juga naik (jalur evakuasi), akhirnya dua jasad kakak beradik itu dapat dievakuasi ke Puskesmas Petang," beber, Perbekel Desa Pelaga, I Made Ordin seperti, Senin (27/5/2024).

Meskipun begitu  dia enggan bercerita  lebih jauh tentang  kejadian tragis yang dialami IKS  dan adiknya, IPYSD  tersebut. "Biar tidak salah, silakan konfirmasi ke Polres Badung," pintanya.

Di sisi lain, sumber kepolisian menyebutkan bahwa penyebab mereka berdua nekat adalah karena himpitan beban hidup yang berat. Masalah ekonomi yang membuat korban yang yatim piatu ini begitu nekat mengakhiri hidup. [ 1/bersambung]

Editor : Hari Puspita
#badung #bunuh diri #ulah pati