Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

Layaknya Karmapala, 2 Calon Dokter Spesial Bakal Disanksi Berat Akibat Diduga "Mesum" Dibalik Bilik Rumah Sakit

Andre Sulla • Sabtu, 27 Juli 2024 | 05:11 WIB
KETAHUAN: Pasangan ilegal dokter spesialis bakal dijatuhi sanksi berat.
KETAHUAN: Pasangan ilegal dokter spesialis bakal dijatuhi sanksi berat.

DENPASAR, radarbali.id - Sejoli pasangan ilegal bergelar S2 mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Udayana bakal disanksi berat oleh pihak rektorat Universitas Udayana.

Ulah dr. NGGNU, S.Ked sementara mengikuti Program Studi Spesialis Orthopaedi dan Traumatologi, dan perempuan bersuami berinisial dr. SPY., S.Ked, yang juga mengambil Program Studi Spesialis Ilmu Penyakit Jantung dan Pembuluh Darah ini diduga "mesum" dalam salah satu Rumah Sakit ternama di Denpasar, membuat sang Rektor Prof. Ir. Ngakan Putu Gede Suardana, M.T., Ph.D., IPU mengaku terpukul dan prihatin.

"Sangat disayangkan. Saya sangat terpukul dan prihatin dengan diduga adanya perzinahan ini," tegas Rektor Universitas Udayana Prof. Ir. Ngakan Putu Gede Suardana, M.T., Ph.D., IPU ketika merespons pemberitaan yang sedang hangat itu, Prof. Ir. Ngakan Putu Gede Suardana, M.T., Ph.D., IPU menyampaikan empat poin penting terkait dugaan perilaku tidak pantas yang dilakukan dua mahasiswa  program dokter spesialis itu.

 Baca Juga: Astungkara, Mi Berbahan Daun Kelor Produksi UMKM Tabanan Segera Tembus Pasar Ekspor

Prof. Ir. Ngakan Putu Gede Suardana, M.T., Ph.D., IPU, mulai merinci poin-poin dimaksud. Bahwa pertama, Universitas Udayana selalu menekankan pentingnya etika dan profesionalisme kepada seluruh civitas akademika, karena memiliki kode etik yang harus dipatuhi. Kedua, koordinasi dengan Dekan FK (Fakultas Kedokteran, red) dan sudah minta Koprodi melalui Dekan FK untuk menindaklanjuti laporan tersebut.

"Ketiga, jika terbukti ada pelanggaran etika dan perilaku tidak pantas, Rektorat Universitas Udayana tidak akan ragu untuk mengambil tindakan tegas sesuai dengan peraturan yang berlaku di Universitas Udayana," timpalnya, Jumat (26/7). Ini termasuk sanksi akademis hingga tindakan disipliner lainnya yang diperlukan.

Keempat, pihaknya akan memperkuat upaya pembinaan dan pengawasan terhadap mahasiswa, baik yang berada di lingkungan kampus maupun lingkungan di berbagai wahana pendidikan.

"Untuk memastikan bahwa mereka mematuhi standar etika dan profesionalisme yang telah ditetapkan,” tutup Prof. Ir. Ngakan Putu Gede Suardana, M.T., Ph.D., IPU.

Seperti berita sebelumnya, perzinahan antara calon dokter spesialis berinisial dr. NGGNU, S.Ked dengan sesama mahasiswa namun sudah bersuami berinisial dr. SPY., S.Ked. menjadi kasak-kusuk di internal Universitas Udayana, diduga sudah diakui ke duanya.

Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Unud menyatakan, dengan adanya dugaan mesum dua Calon Dokter Spesialis, citra Universitas Udayana tercoreng. Bahkan selain diduga berlangsung di sebuah kos-kosan elit di bilangan Kota Denpasar, disebut-sebut tak jauh dari Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Prof. Dr. I.G.N.G. Ngoerah.

 Baca Juga: Praktis dan Mudah, Yuk Ajari Si Kecil Serunya Menabung di BRI Junio lewat BRImo

Bahkan ada indikasi bahwa perzinahan tersebut dilakukan di balik bilik rahasia, di salah satu ruangan RS. Itu ketahuan dari chatingan, yang mana keduanya saling ajak untuk wik-wik di sana.

Dugaan kasus perzinahan sejoli calon dokter spesialis Fakultas Kedokteran Universitas Udayana ini informasinya sudah sampai di telinga Rektor Universitas Udayana Prof. Ir. Ngakan Putu Gede Suardana, M.T., Ph.D., IPU dan Dekan FK Unud Prof. Dr. dr. Komang Januartha Putra Pinatih, M. Kes.

Saat dikonfirmasi, baik Rektor Unud maupun Dekan FK Unud tidak membantah dugaan kasus perzinahan ini. Dan dikatakan sangat menyayangkan dengan adanya kasus ini.

"Jika benar terjadi di lingkungan pendidikan spesialis FK Unud, sangat disayangkan,” singkat Rektor Universitas Udayana Prof. Ir. Ngakan Putu Gede Suardana, M.T., Ph.D., IPU dikonfirmasi Senin, 22 Juli 2024.

Pun Dekan FK Unud Prof. Dr. dr. Komang Januartha Putra Pinatih, M. Kes. menegaskan bahwa pihaknya tidak tinggal diam dan telah mencari tahu.

"Kami melakukan pendalaman mengenai dugaan perzinahan dua orang mahasiswa yang saat ini sedang menempuh studi sebagai calon dokter spesialis," pungkasnya.***

Editor : M.Ridwan
#radar bali #dokter spesialis #Mesum #sanksi berat