DENPASAR, radarbali.id – Geger temuan bayi lagi!. Kali ini bayi tak berdosa jenis kelamin laki-laki ditemukan, tepatnya di depan rumah tak berpenghuni, Banjar Dinas Santhi Karya, pemukiman Garuda Wisnu Kencana (GWK), Kuta Selatan, Badung, Selasa (3/9/2024) sekitar pukul 05.30.
"Bayi tak berdosa ini diketahui memiliki berat 2,9 Kg dan panjang 44 cm," ungkap Kepala Seksi Hubungan Masyarakat (Kasi Humas) Polresta Denpasar AKP I Ketut Sukadi, Selasa (3/9), sembari menjelaskan bayi itu ditemukan oleh I Nyoman Ngurah Ariawan.
Yang mana, ketika usai olahraga pagi ia berjalan kaki kembali ke rumah di Ungasan Permai, Jalan Kenari Nomor 47 Desa Ungasan. Sesampainya di depan salah satu rumah tak berpenghuni dan bersemak-semak, ia mendengar tangisan mirip bayi. Lalu mencoba menghampiri sumber suara itu.
Setelah memastikan bahwa suara itu adalah tangisan bayi, dia meminta bantuan pada warga yang ada di warung yang berada tidak jauh dari lokasi itu. Bersama pemilik warung dan warga mendekati, kemudian membuka bungkusan dan memastikan, bahwa bayi itu masih hidup.
"Beruntung masih bernyawa. Ia dan warga bergegas membawa ke Kantor Desa dan kemudian diarahkan untuk membawa ke Puskesmas," kisah Jubir Polresta Denpasar. Tujuannya agar bayi tersebut mendapat pertolongan dan memastikan kondisi bayi sehat.
Sampainya di puskesmas, bayi langsung mendapatkan penanganan. Kepada warga, dokter Yuni yang berjaga dan menerima bayi di Puskesmas menyampaikan, bahwa bayi jenis kelamin laki-laki itu terbungkus handuk putih itu kondisi tali pusar telah dipotong.
Baca Juga: Dooor! Pistol Polisi Meletus di Lobi Hotel Mulia saat Kawal Dubes Spanyol, Begini Kejadiannya
Pada saat tiba, bayi tidak menangis. Warna kulit menguning dan agak membiru, luka memar pada pinggir telapak kaki kanan dan bengkak kelopak mata akibat luka dikerubung semut atau serangga.
"Diperkirakan lahir pada sore hari, satu hari sebelum ditemukan. Diduga baru dibuang di hari itu dan ditemukan paginya," kata Sukadi. Setelah rangkaian pemeriksaan dan observasi, kondisi bayi dinyatakan stabil atau normal. Kondisi bayi saat ditemukan, bayi berada di semak-semak.
Saat ditemukan dalam kondisi menangis, kondisi bayi terbungkus handuk putih, kain pelangi, kain biru dongker, dalam posisi menengadah, kaki dan tangan keluar dari bungkus handuk. Tidak ditemukan surat atau wasiat di sekitar lokasi penemuan.
Anggota Polsek Kuta Selatan sedang mengecek CCTV di seputaran TKP dan melakukan penyelidikan untuk mencari pelaku pembuangan bayi ini. "Sementara bayi saat ini masih berada di Puskesmas. Kami masih selidiki siapa identitas orang tua bayi," pungkasnya.***
Editor : M.Ridwan