BANGLI, Radar Bali.id - Musibah kebakaran melanda tempat pembuatan tumpeng di Banjar Sala, Desa Abuan, Kecamatan Susut, pada Senin (2/9/2024) pukul 17.00.
Kejadian itu menyebabkan korban I Wayan Widyantara, 23, disambar api.
Kejadian itu berlangsung saat ibu korban Ni Wayan Sukerni, 43, sedang mengeringkan tumpeng menggunakan oven di dapur terbuka sebelah timur rumah.
Alat oven itu tersambung pada selang tabung gas melon (3 kg). Saat itu, salah satu gas LPG 3 kg yang digunakan memanggang habis. Ibu korban langsung menggantinya dengan tabung 3 kg yang sudah berisi.
Nah, putra si ibu ini, yakni korban Widyantara datang untuk membantu ibunya memasangkan regulator ke tabung gas yang diganti. Ternyata dari tabung mengeluarkan kobaran api.
Hal itu mengakibatkan korban tersambar. Bagian tubuh Widyantara dari kaki kanan dan kiri, badan, tangan kanan dan kiri serta wajah korban dilalap api.
Situasi pun menjadi panik. Suara teriakan terdengar. Hingga mengundang kedatangan tetangga korban I Wayan Murjana untuk menolong korban. Dengan sigap, tetangga yang berani itu membawa tabung gas yang terbakar ke kebun belakang rumah untuk dipadamkan.
Selanjutnya, korban langsung dilarikan ke RSU Bangli oleh tetangga lainnya bernama I Wayan Wirta. Di rumah sakit, korban langsung mendapatkan penanganan.
Kapolsek Susut AKP Nengah Sarjana membenarkan kejadian tersebut. Dari kepolisian telah mendatangi lokasi kejadian dan juga menjenguk korban di rumah sakit.
Dari pantauan kepolisian, bagian kaki korban tampak dibalut perban. Korban saat ini masih terbaring di bed rumah sakit. ”Dari hasil keterangan dokter, korban alami luka bakar mencapai 46 persen. Sampai saat ini korban masih dirawat intensif,” jelas AKP Sarjana.
Atas kejadian tersebut, keluarga tidak melanjutkan proses penyelidikan. ”Pihak keluarga menerima kejadian tersebut sebagai sebuah musibah dan kecelakaan serta tidak menuntut secara hukum,” pungkas AKP Sarjana. [*]
Editor : Hari Puspita